Kereta Rel Listrik (KRL) Jakarta Kota akan beroperasi sampai Cikarang pada 17 September mendatang. Kini KRL Jabodetabek hanya beroperasi sampai ke Kota Bekasi untuk jalur ke timur.
"Rencana kita 17 September sudah membawa penumpang, kalau beroperasi sudah," kata Direktur Prasarana Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri dalam diskusi di Jakarta, Jumat (18/8/2017).
Zulfikri mengatakan untuk saat ini masih tahan modernisasi, jadi belum seluruh stasiun beroperasi.
"Jadi di tiap stasiun berhenti, tapi ada dua stasiun yang tidak berhenti karena belum kita modernisasi, kita akan temporer," katanya.
Dia mengatakan modernisasi tersebut mulai dari Bekasi Timur, Tambun, Cibitung dan Cikarang.
"Cikarang untuk pelayanan penumpang sudah siap, kita pasang peron tinggi, mulai dari Bekasi Timur sampai Cikarang," katanya.
Saat ini, Zulfikri mengatakan, pengujian keselamatan (safety assessment) sudah dilakukan.
"Ini sekarang 'safety assessment' sudah dilakukan, jadi satu bulan kita lihat setelah peron selesai," katanya.
Baca Juga: Daripada Minta Apartemen, Anggota DPR Naik KRL atau Ojek Saja
Sebelumnya, Direktorat Jendral Perkeretaapian Kementrian Perhubungan bersama PT KAI Commuter Jakarta (KCJ) melakukan uji coba jalur KRL Bekasi-Cikarang 28 Juli 2017.
Zulfikri juga menyampaikan sepanjang Stasiun Bekasi hingga Stasiun Cikarang telah dibangun tiga gardu yang masing-masing memiliki 4.000 VA.
Menurut dia, pengujian tersebut untuk memantau kestabilan dari gardu-gardu tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?
-
Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat
-
Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai
-
Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?
-
Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026