Suara.com - Merespon dinamika industri dan perkembangan teknologi sekaligus menjawab kebutuhan nasabah (customer driven) PT Asuransi Takaful yang sudah berdiri sejak 23 tahun meluncurkan produk asuransi inovatif Takafulink Salam Wakaf. Program ini diklaim sebagai metode wakaf terbaru yang lebih baik dengan hasil optimal.
Johannes Kasim selaku Direktur Keuangan PT. Asuransi Takaful Keluarga mengatakan sistem ekonomi syariah bukan hanya ditujukan bagi umat Islam saja. Siapapun, kata dia, bisa menggunakan konsep ini.
Di samping bermanfaat sebagai ibadah sodaqoh jariyah tanpa henti selama harta pokok tersebut tetap utuh, wakaf asuransi cara ini juga berkontribusi dan bermanfaat untuk masyarakat tiada henti tanpa terbatas usia.
Sebagai produk unit link syariah, Takafulink Salam Wakaf mengkombinasikan manfaat proteksi, investasi, serta wakaf dalam satu kesatuan produk. Peserta dapat berwakaf dengan manfaat Takaful (maksimum 45%) dan manfaat investasi (maksimum 33%) yang diperolehnya kepada nadzir (perseorangan atau badan pengelola wakaf) yang terdaftar dan terlisensi di Badan Wakaf Indonesia (BWI).
Takaful pun telah menandatangani kesepakatan (MoU) dengan Wakaf Al Azhar sebagai salah satu nadzir yang dipercaya untuk menerima manfaat wakaf dari peserta Takafulink Salam Wakaf.
“Melalui produk unggulan ini, Takaful Keluarga mendorong masyarakat untuk dapat berwakaf dengan cara baru yang lebih baik. Takafulink Salam Wakaf memudahkan peserta untuk mempersiapkan wakaf sejak dini serta memberikan manfaat wakaf yang optimal melalui mekanisme investasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta”, kata Johanes.
Muhammad Rofiq, Ketua Wakaf Al Azhar menyatakan optimismenya program ini bakal bisa mendapatkan tempat di masyarakat.
"Sudah saatnya Takaful merebut kembali pasar Syariah melalui Takafullink," kata Roqfiq, Rabu (13/9/2017).
Menyertai peluncuran Takafulink Salam Wakaf, Takaful Keluarga melakukan penyempurnaan di ranah digital melalui peluncuran LINE Official Account @takafulkeluarga serta peluncuran New Takaful Agency Information System.
Peluncuran LINE Official Account @takafulkeluarga ini menyempurnakan aktifitas Perusahaan di media social yang saat ini sudah dimiliki yaitu Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, yang bermanfaat memudahkan peserta dan masyarakat luas mengetahui informasi produk, layanan, serta kegiatan promosi Perusahaan..
Berita Terkait
-
Empat Mahasiswa Asal Indonesia di Mesir akan Dideportasi
-
Gara-gara Tudingan Murtad, Presiden Universitas Al-Azhar Dicopot
-
Mobil Mewah Ringsek Ditabrak Bus TransJakarta di Kawasan Blok M
-
Paus Fransiskus ke Mesir pada April, Temui Imam Besar Al Azhar
-
Danamon Syariah Salurkan Pembiayaan ke Pesantren Islam Al Azhar
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
Terkini
-
Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di QI 2026, Purbaya: Ekonomi Alami Perbaikan
-
BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur
-
Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN Tinggi, Sorot Anggaran Besar BGN
-
CNAF Tebar Dividen Rp129 Miliar
-
Pembangunan Pabrik DME PTBA Butuh 3 Tahun, Pendanaan Masih Menunggu Danantara
-
Bandara Soetta Hujan Ekstrem, Atap Terminal 3 Jebol Hingga 12 Penerbangan Gagal Mendarat
-
Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Jadi 0 Persen, Purbaya Bisa 'Rugi' Rp 500 Miliar
-
Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir Tahun: Gini-gini Uangnya Banyak!
-
Defisit APBN Tembus Rp240,1 Triliun, Meroket Dibandingkan Awal Tahun 2026
-
IHSG Longsor ke Level 6.989, Ini Alasannya