Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan Jalan Tol Semarang-Solo terbagi atas lima seksi yakni Seksi I Semarang-Ungaran (10,85 Km) beroperasi sejak November 2011, Seksi II Ungaran-Bawen (11,99 Km), beroperasi sejak April 2014, sedangkan Seksi III Bawen Salatiga (17,57 Km) dioperasikan hari ini.
Sementara Seksi IV Salatiga-Boyolali (24,50 Km) dan Seksi V Boyolali-Solo (7,74 Km), progres konstruksi fisiknya telah mencapai 27 persen dengan progres pembebasan tanah 98.8 persen, sehingga ditargetkan dapat difungsikan saat Lebaran 2018 dan beroperasi seluruhnya pada akhir 2018. "Kecepatan membangun perkerasan jalan pada ruas Salatiga - Solo adalah 300 meter per hari. Sehingga progresnya bisa cepat," tambah Menteri Basuki dalam keterangan resmi, Selasa (26/9/2017).
Menurut Menteri Basuki, Tol Semarang-Solo merupakan bagian dari Trans Jawa (Merak – Banyuwangi) dengan total panjang 1.187 km dan termasuk dalam target pembangunan jalan tol sepanjang 1.800 km hingga tahun 2019 mendatang.
Pada Seksi 3 Bawen - Salatiga, keseluruhan biaya investasi mencapai Rp7,30 triliun dipenuhi melalui modal sendiri dan pembiayaan Sindikasi Bank yaitu BNI, Bank Mandiri, BRI dan Bank Jateng. Selain itu terdapat dukungan pemerintah berupa konstruksi sepanjang 2,2 km pada segmen Sidorejo - Tenggaran.
"Target-target tersebut terus dikejar oleh pemerintah mengingat pentingnya pembangunan infrastruktur guna berkompetisi dengan negara lain. Selain itu, pembangunan infrastruktur juga bertujuan untuk meningkatkan mobilitas orang dan barang serta menurunkan harga komoditas di Tanah Air," ujar Basuki.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden meminta seluruh jajarannya untuk terus berinovasi guna mewujudkan target program infrastruktur pemerintah. Utamanya di bidang pembiayaan, seperti dalam mencari equity, modal kerja, hingga modal investasi diantaranya melalui sekuritisasi aset.
Untuk tarif tol akan diberlakukan mulai Selasa, 26 September 2017 dengan besaran untuk golongan I dari (GT) Banyumanik ke GT Salatiga sebesar Rp 32.000, dari GT Ungaran ke GT Salatiga Rp 25.000, sementara dari GT Bawen ke GT Salatiga Rp 17.500.
Peresmian jalan tol Bawen - Salatiga dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Jokowi didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Agraria danTata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Anggota Komisi V DPR RI Nusyirwan Sujono.
Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Ruas Tol Bawen-Salatiga
Adapun Menteri Basuki sendiri didampingi oleh Dirut PT Jasa Marga Desi Arryani, Inspektur Jenderal Rildo Ananda Anwar, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Danis H. Sumadilaga, Direktur Pembangunan Jalan Ditjen Bina Marga Achmad Ghani Ghazaly, Kepala BPJT Herry T. Zuna, Kepala BBPJN VII Herry Marjuki, Kepala BBWS Pemali Juana Ruhban Ruzziyatno dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S.Atmawidjaja.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR
-
Purbaya Datangi Perusahaan China Pengemplang Pajak, Rugikan Negara hingga Rp 5 T
-
Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi
-
Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF
-
7 Rekomendasi Dompet Digital Terbaik untuk Transaksi dari Luar Negeri
-
Dear Pak Prabowo! 23 Juta Rakyat RI Hidup Miskin, Mayoritas di Pulau Jawa