Wonderful Indonesia adalah brand yang diciptakan sebagai identitas Indonesia yang merepresentasikan daya tarik keindahan alam, keanekaragaman budaya, dan keramahtamahan masyarakat Indonesia maupun fasilitas pariwisata menarik lainnya.
Dalam rangka meningkatkan angka kunjungan wisatawan (baik domestik maupun mancanegara), Kementrian Pariwisata menetapkan 10 tujuan wisata prioritas selain Bali, yaitu ; Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, Bromo-Tengger-Semeru, Kep. Seribu,Danau Toba, Waktobi, Tj. Lesung, Morotai, dan Tj. Kelayang.
Pemerintah Republik Indonesia melalui Nawa Cita menaruh perhatian kepada pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi kerakyatan. Tahun ini, Pemerintah menargetkan jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia sebanyak 15 juta orang, dan jumlahnya di targetkan naik menjadi 20 juta di tahun 2019.
Sebagai dukungan untuk turut berpartisipasi aktif mendorong sektor pariwisata di Indonesia, Bank BRI bersinergi dengan Kementerian Pariwisata RI melalui co-branding partnership dengan brand “Wonderful Indonesia”. Penandatanganan nota kesepahaman kerja sama tersebut dilakukan oleh Sekretaris Kementerian Pariwisata Pariwisata RI Ukus Kuswara dan Direktur Konsumer Bank BRI Randi Anto di Hotel Bidakara, Jakarta (26/9/2017). Melalui kerja sama ini, nantinya BRI akan meluncurkan Kartu Kredit dan BRIZZI edisi khusus bertemakan “Wonderful Indonesia”.
"Untuk mewujudkan brand Wonderful Indonesia di pasar global dan domesik dibutuhkan kebersamaan dan sinergi seluruh elemen bangsa dalam kerangka Indonesia Incorporated. Dengan kolaborasi dan bekerja bersama-sama kita akan Bigger-Broader-Better together," kata Menpar Arief Yahya.
Sinergi ini membuat BRI bangga dan optimis. “Co-branding ini merupakan sebuah langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar dan saling memperkuat ekuitas merek, baik dari Bank BRI sendiri dan juga Wonderful Indonesia, dari sisi customer juga diuntungkan melalui penawaran program promo kartu kredit BRI di 10 wisata prioritas selain Bali,” imbuh Randi Anto.
Dengan jumlah customer base yang besar serta jaringan kerja yang luas, BRI optimis dapat semakin memperkenalkan brand “Wonderful Indonesia” tidak hanya di dalam negeri namun juga ke mancanegara. Produk Kartu Kredit BRI dan BRIZZI edisi khusus“Wonderful Indonesia” sendiri saat ini tengah dalam tahap pengembangan dan diharapkan dapat diluncurkan dalam beberapa bulan ke depan.
Baca Juga: Antisipasi Gunung Agung, BRI Bangun Posko Darurat Bencana di Bali
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik
-
IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis
-
Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia
-
Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala
-
Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi
-
PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028
-
Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI
-
Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih
-
Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T
-
Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Lebihi 5,3 Persen