Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengklaim tiga tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla kesejahteraan masyarakat mengalami peningkatan.
"Hal ini terlihat dari angka kemiskinan yang mengalami penurunan dari 11,2 persen menjadi 10,64 persen. Hal ini di dasari dari efektifnya program bantuan yang diberikan untuk pangan, sosial, subsidi hingga Program Keluarga Harapan," kata Puan di Kantor Staf Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (23/10/2017).
Selain itu Indeks Pembangunan Manusia juga mengalami pertumbuhan pada periode 2015-2016 sebesar 0,91 persen atau lebih tinggi dari capain 2010-2015 hanya 0,78 persen.
Dengan beberapa capain-capaian ini, maka Indonesia sekarang menjadi negara human development.
"Jadi ini memang pencapaian yang sangat luar biasa. Indeks gini turun, peningkatan daya beli 40 persen masyarakat ke bawah pengeluaran itu dari 17,02 persen di 2016 menjadi 17,26 persen," ujarnya.
Berita Terkait
-
Bahas Kemiskinan dan Daya Saing, Kadin Undang Jokowi dan Kabinet
-
Cara Mensos Urus Kemiskinan di Perdesaan Jawa Timur
-
Sri Mulyani: Cetak Uang Dua Kali Lipat Bukan Solusi Ekonomi
-
Prabowo Sebut Jurnalis Gajinya Kecil, Terlihat Dari Mukanya
-
Jokowi Klaim Angka Kemiskinan Turun, Gerindra: Tidak Sesuai Fakta
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global
-
Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak
-
IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000
-
OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta
-
BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah
-
BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital
-
Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram
-
IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak