Suara.com - Direktur Konsumer PT. Bank Rakyat Indonesia Handayani mengatakan hingga Agustus 2018, BRI akan menerbitkan dua juta kartu Brizzi seri Asian Games.
Penerbitan Brizzi dilakukan untuk mendukung Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Palembang.
“Kami ingin menjadi bagian dari setiap aktivitas Asian Games 2018 sampai tahun depan kami targetkan transaksi Rp500 miliar,” ujar Handayani di JCC, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (3/11/2017).
Selain mendukung Asian Games, Handayani mengatakan kartu tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mendorong transaksi nontunai. Pemilik kartu nantinya akan mendapatkan kemudahan baik sebelum maupun saat perhelatan Asian Games.
“Akan digunakan untuk kartu akses kepada setiap acara selama Asian Games. Dan sebelum Asian Games akan banyak manfaatnya, bisa dipakai belanja, untuk dapat diskon, untuk transaksi atau masuk tol, banyak hadiahnya juga," katanya.
BRI menerbitkan lima jenis warna Brizzi untuk desain yang berbeda untuk semakin menunjukkan keunikan maskot Asian Games 2018, yaitu Bhin-Bhin (Burung Cenderawasih), Atung (Rusa Bawean), dan Ika (Badak Bercula Satu).
Selain lima desain pada uang elektronik ini, Bank BRI juga akan menerbitkan desain khusus Asian Games pada kartu debit dan kartu kredit.
Harga kartu Brizzi seri Asian Games 2018 ini dibanderol seharga Rp50 ribu dengan saldo Rp0.
Handayani mengatakan setelah ajang Asian Games berakhir, kartu tetap bisa dipakai. Para pengguna bisa mengisi ulang saldo (top up) di ATM, Alfamart dan ke depan akan dikembangkan di BRI Mobile.
Saat ini, uang elektronik Brizzi yang beredar mencapai 7,6 juta kartu dengan nilai transaksi Rp300 miliar.
Kartu tersebut dapat digunakan untuk transaksi pembayaran di sejumlah penyedia transportasi seperti Transjakarta, Commuter Line, terminal parkir elektronik dan transaksi di gerbang tol.
Tag
Berita Terkait
-
Pledoi TaniHub, Nicko dan William Sebut Keputusan Investasi Telah Sesuai Prosedur
-
FIFA Kirim Surat Khusus untuk Persib Bandung, Apa Isinya?
-
Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah
-
BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing
-
Persib Bandung Buka Suara Terkait Sanksi FIFA, Ternyata Ini Penyebabnya
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026
-
RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna
-
Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah
-
Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK
-
Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang