Suara.com - Majalah ekonomi bergengsi dunia, Forbes, merilis deretan nama-nama orang terkaya sedunia tahun 2017.
Dalam laman daring yang diakses pada Rabu (6/12/2017), Forbes juga memublikasikan 50 orang konglomerat terkaya di Indonesia.
Orang terkayata nomor satu di Indonesia tahun ini ternyata masih dipegang oleh duo bersaudara Hartono, yakni Robert Budi dan Michael Hartono.
Kedua putra mendiang Oei Wie Gwan pendiri perusahaan Djarum tersebut, memunyai total kekayaan USD32,3 miliar atau setara Rp436 triliun dalam kurs Rp13.500 per USD1.
Kekayaan mereka naik signifikan dari tahun 2016, yang menurut data Forbes senilai USD17,1 miliar.
Orang terkaya kedua di Indonesia ditempati oleh Eka Tjipta Widjaja, pendiri korporasi Sinar Mas.
Eka Tjipta memunyai kekayaan USD9,1 miliar atau setara Rp122 triliun. Kekayaannya juga naik signifikan dari tahun lalu sebesar USD5,6 miliar.
Ranking ketiga orang terkaya di Indonesia diduduki Susilo Wonowidjojo. Putra pendiri perusahaan rokok Gudang Garam itu memunyai kekayaan Rp118 triliun atau USD8,8 miliar. Jumlah kekayaannya naik dari tahun sebelumnya USD7,1 miliar.
Sementara pada posisi keempat, terdapat nama Anthoni Salim. Pengusaha di bidang industri makanan, telekomunikasi, dan pertambangan tersebut memunyai kekayaan mencapai Rp93 triliun atau USD6,9 miliar. Sama seperti lainnya, kekayaannya meningkat dari tahun 2016 yang sebesar USD5,7 miliar.
Baca Juga: Ingin Juarai AWSTC, Garuda Wajib Bungkam Kyrgyztan
Pada posisi buncit lima besar, ditempati Sri Prakash Lohia, pendiri dan ketua Indorama Corporation.
Kekayaan pengusaha petrokimia dan tekstil tersebut pada tahun 2016 mencapai USD5 miliar. Tahun ini, jumlah kekayaannya meningkat menjadi USD6,4 miliar atau Rp86 triliun.
Berikut 10 besar orang terkaya di Indonesia tahun 2017 versi Forbes:
- Budi dan Michael Hartono (USD32,3 miliar setara Rp436 triliun)
- Eka Tjipta Widjaja (USD9,1 miliar setara Rp122 triliun)
- Susilo Wonowidjojo (USD8,8 miliar setara Rp118 triliun)
- Anthoni Salim (USD6,9 miliar setara Rp93 triliun)
- Sri Prakash Lohia (USD6,4 miliar setara Rp86 triliun)
- Boenjamin Setiawan dan keluarga (USD3,65 miliar setara Rp49 triliun)
- Chairul Tanjung (USD3,6 miliar setara Rp48,6 triliun)
- Tahir (USD3,5 miliar setara Rp47,2 triliun)
- Mochtar Riady (USD3 miliar setara Rp45 triliun)
- Jogi Hendra Atmadja (USD2,7 miliar setara Rp36,4 triliun)
Sementara untuk daftar lengkap 50 orang terkaya di Indonesia sila klik tautan ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Petani Tebu Blora, Siap Fasilitasi Penyaluran ke PG di Jawa Tengah
-
82 Orang Diperiksa dalam Kasus PT DSI, Ada Dude Herlino dan Alyssa Soebandono
-
Mudik Lebaran 2026: Penggunaan SPKLU PLN Melonjak 4 Kali Lipat
-
Pengusaha Soroti Risiko Ekonomi di Balik Imbauan WFH dan Pembatasan BBM Subsidi
-
Neraca Perdagangan RI Surplus 2,23 Miliar USD di Januari-Februari 2026, Naik 70 Bulan Beruntun
-
Waskita Karya Catat Laba Kotor Rp1,58 Triliun, Genjot Percepat Penyehatan Keuangan
-
SPBE Bekasi Terbakar: Pertamina Patra Niaga Gagap Soal Data Korban, Investigasi Masih Gelap
-
Hadiah Prabowo dari Jepang-Korsel, Kantongi Komitmen Investasi Rp 575 Triliun
-
Iran Ungkap Rahasia Donald Trump 'Manipulasi' Harga Saham dan Minyak