Suara.com - Setiap orang yang bekerja tentunya memiliki keinginan untuk bisa naik gaji. Bahkan semua orang akan berusaha dan melakukan beragam cara untuk dapat menaikan gaji mereka. Apalagi bagi Anda yang memang seorang profesional, tentunya sangat wajar untuk menginginkan peningkatan gaji yang signifikan.
Ada banyak strategi yang bisa dilakukan untuk meningkatkan gaji dengan cepat. Namun sayangnya beberapa orang terkadang menerapkan cara yang kurang baik, seperti melakukan kecurangan demi mendapatkan kenaikan gaji.
Bagi Anda yang menginginkan kenaikan gaji tanpa harus melakukan kecurangan, berikut ini strategi yang bisa diterapkan.
1. Pastikan Terlebih Dahulu Isi Surat Perjanjian
Setiap orang yang akan bekerja di sebuah perusahaan tentunya akan melakukan perjanjian yang kemudian ditandai dengan penandatanganan pada surat perjanjian kerja. Di dalam surat perjanjian tersebut biasanya akan menjelaskan tentang bentuk pekerjaan, hak dan kewajiban, batasan-batasan, hingga gaji dan bonus yang didapatkan.
Jika Anda menginginkan kenaikan gaji, pastikan terlebih dahulu surat perjanjian kerja yang dimiliki. Biasanya perusahaan akan menerapkan masa percobaan mulai dari 1-3 bulan dengan gaji UMR. Namun setelah masa percobaan tersebut barulah akan ada penawaran untuk kenaikan gaji. Tentunya Anda harus mengetahui hal ini terlebih dahulu.
2. Tingkatkan Fokus dan Perhatian pada Tugas Kantor
Jika Anda ingin meningkatkan gaji, tentu saja Anda harus meningkatkan kinerja selama berada di kantor. Untuk itu, mulailah untuk meningkatkan fokus dan perhatian pada tugas-tugas yang diberikan oleh kantor. Pastikan untuk mengerjakan secara tepat dan cepat sehingga nantinya dapat menjadi nilai tambah tersendiri.
3. Buat Perusahaan Merasa Anda Memiliki Peran Penting
Hal lainnya yang bisa dilakukan adalah dengan membuat perusahaan merasa jika memiliki peran yang cukup penting di dalam kantor. Anda bisa mencoba untuk mengerjakan sebanyak mungkin pekerjaan yang ada di kantor sesuai dengan skill dan kemampuan yang dimiliki.
Semakin Anda menunjukkan sikap loyal pada perusahaan, tentu saja secara tidak langsung meningkatkan kualitas Anda. Sehingga atasan akan berpikir untuk menaikkan gaji ataupun jabatan.
4. Banyak Mengikuti Kegiatan Kantor
Kapanpun jika ada kesempatan dan waktu luang, berusahalah untuk mengikuti sebanyak mungkin kegiatan-kegiatan yang ada di kantor. Seperti seminar, rapat malam, dan lainnya. Pastikan untuk ikut serta bergabung di dalamnya.
Tak hanya menunjukkan jika diri Anda aktif berpartisipasi namun dari kegiatan-kegiatan tersebut nantinya Anda dapat memperoleh kemampuan dan pengetahuan ekstra yang mana dapat membangun hubungan yang baik dengan rekan kerja lainnya. Semakin banyak kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki tentunya akan menjadi nilai plus sendiri di mata perusahaan.
5. Kurangi Mengajukan Pinjaman dari Kantor
Meminjam uang kepada teman hingga bagian keuangan kantor, maka secara tidak langsung membuat Anda menjadi pusat perhatian di kantor. Apalagi jika pinjaman uang tersebut hanya digunakan untuk keperluan-keperluan yang bersifat konsumtif, tentunya hal ini akan membuat image negatif pada diri sendiri.
Mengajukan pinjaman ke perusahaan bisa menjadi salah satu penyebab mengapa gaji Anda tidak bisa meningkat bahkan selalu berkurang. Hal ini diakibatkan karena harus terpotong dengan besarnya tunggakan yang dimiliki.
6. Pelajari Kualitas Kerja dan Kondisi Finansial Perusahaan
Saat ingin mengajukan kenaikan gaji, akan lebih baik bagi Anda untuk mengkaji kembali profil finansial dari perusahaan. Berapa jumlah seharusnya untuk gaji yang dibayarkan pada posisi saat ini. Banyak cara yang bisa dilakukan, mulai dari mempelajari laporan keuangan tahunan yang dimiliki perusahaan ataupun bertanya pada rekan kerja kantor lainnya.
Jika perusahaan tersebut merupakan perusahaan miliki negara, akan lebih mempermudah mendapatkan informasi. Selain itu, pastikan pula untuk tepat dalam mengajukan kenaikan gaji. Pastikan perusahaan sedang tidak mengalami masalah sehingga tidak ada hambatan bagi Anda untuk mengajukannya.
Baca artikel Cermati lainnya:
Tag
Berita Terkait
-
5 Mobil Bekas dengan Cicilan Ringan Buat Karyawan Gaji UMR
-
Pasar Kerja Timpang, Belasan Juta Pekerja Dipaksa Terima Upah Murah
-
Jadi Pelatih Termahal di Kawasan ASEAN, Kualitas John Herdman akan Diuji
-
Sejak Kapan Gaji Minimum Jadi Benefit? Potret Buram Dunia Kerja Kita
-
Komentar Tidak Biasa Pelatih Asal Malaysia Soal John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai