Suara.com - Pemerintah dan Bank Indonesia hari ini, Senin (22/1/2018) menyelenggarakan rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, dalam rapat ini pemerintah dan BI membahas target inflasi baik tahun ini hingga tahun 2020.
“Ya bahas soal target inflasi nasional. Tahun 2018 ini, target inflasi dipatok berada pada kisaran 3,5 plus minus 1 persen. Tahun 2020 inflasi ditargetkan 3 plus minus 1 persen," kata Darmin di gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (22/1/2018).
Dia mengatakan, secara umum, arah inflasi Indonesia menurun dari tahun ke tahun. Pemerintah juga berharap agar inflasi tidak jauh dari negara lain.
“Kita ingin supaya inflasi kita juga tidak jauh dari negara-negara lain negara-negara partner dagang negara kita itu," ujarnya.
Namun, Darmin belum bisa menjelaskan secara detail terkait target-target tersebut. Pasalnya, pembicaraan mengenai inflasi secara khusus akan dilakukan pada pertengahan tahun ini. Pada acara tersebut, akan dipaparkan mengenai potensi dan risiko inflasi di masing-masing daerah di Tanah Air.
Rapat TPID ini berlangsung secara tertutup, tampak hadir Menteri Darmin, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini M Soemarno, dan Gubernur BI Agus DW Martowardojo.
Berita Terkait
-
Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM
-
Pertumbuhan Kredit Nasional Capai 10,42 Persen di Q1 2026, Realisasi KUR Naik 0,21%
-
Kelas Menengah di RI Capai 185,35 Juta Orang, Terancam Turun Buntut Tekanan Daya Beli
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?
-
Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur
-
DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah
-
Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?