Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno janjikan harga beras di Jakarta akan turun dalam 1,5 bulan ke depan.
"Kami akan pastikan dan ini kami deklare pertama kali, bahwa harga beras akan turun," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (25/1/2018).
Sandiaga menerangkan, 1,5 bulan ke depan berbagai daerah di Indonesia akan memasuki panen raya. Dengan begitu, PT. Food Station Tjipinang Jaya selaku BUMD Jakarta akan mendapatkan pasokan beras baru.
"Beras kami prediksi akan turun. Yang kita hadapi sekarang adalah langkanya suply. Sekarang lagi berjibaku untuk menyerap semua produksi nasional," kata Sandiaga.
Selain beras, Sandiaga mengakui harga daging ayam di Jakarta juga sempat naik.
Politikus Partai Gerindra itu telah memerintahkan Direktur Utama PD Dharma Jaya Marina Ratna Dwi Kusumajati untuk pantau harga daging.
"Saya perintahkan Bu Marina untuk pantau itu, dengan satgas pangan. Kami pastikan harga ayam dan harga lainnya stabil dan tidak meningkat," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026
-
Bahlil Ungkap Keuntungan Pengembangan CNG Pengganti LPG
-
Buruh Tembakau Minta Moratorium Cukai 3 Tahun, Wanti-wanti PHK Massal
-
28 Nama Calon Bos BEI Sudah di Meja OJK, Rekam Jejak Jadi Sorotan
-
Airlangga Klaim MBG Ikut Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026