Suara.com - Penyidik Subdit Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya kembali menjadwalkan pemanggilan terhadap Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Selasa (30/1/2018) pekan depan.
Pemanggilan tersebut terkait pemeriksaan lanjutan Sandiaga sebagai terlapor kasus penggelapan tanah di Jalan Curug Raya, Tangerang Selatan, Banten Tahun 2012.
"Rencananya Minggu depan (30/1/2018), sedang kami buatkan surat pemanggilannya. Kami agendakan (pemeriksaan) untuk dimintai keterangan lanjutan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Kamis (25/1/2018).
Sandiaga sebelumnya telah memenuhi pemanggilan penyidik pada Kamis (18/1/2018) lalu. Namun, pemeriksaan itu belum rampung karena politikus Partai Gerindra itu meminta pemeriksaannya ditunda karena ada kegiatan lain yang sudah terjadwalkan.
"Jadi (agenda pemanggilan ini) untuk kelanjutan pemeriksaan Pak Sandiaga sebagai saksi," kata Argo.
Setidaknya polisi juga sedang menyelidiki dua kasus lain yang dituduhkan kepada Sandiaga yakni kasus pemalsuan kwitansi dan kasus dugaan pemalsuan atau menyuruh memasukkan keterangan palsu dalam akta otentik. Kasus tersebut merupakan laporan Fransiska Kumalawati Susilo.
"Masih lidik (dua kasus tersebut)," kata dia
Penyidik masih memfokuskan proses hukum terkait kasus penggelapan tanah yang telah menjerat rekam bisnis Sandiaga, Andreas Tjahjadi sebagai tersangka.
Sejauh ini, kata Argo polisi juga belum menjadwalkan pemeriksaaan terhadap Sandiaga perihal dua kasus tersebut.
Baca Juga: Sandiaga Sebut Kritikan DPRD Baiknya Berbasis Data
"Belum ada yang dipanggil," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut