Suara.com - Dikutip dari situs resmi kominfo.go.id 2016 akhir, peningkatan penjualan melalui e-commerce (elektronik dagang) pada 2014 mencapai USD 2,6 miliar, pengguna internet aktif mengalami peningkatan menjadi 132 juta, dan didukung program pemerintah mengenai infrastruktur telekomunikasi dukung daya saing Indonesia salah satunya dengan refarming jaringan 4G.
Kemajuan digitalisasi yang ditandai dengan maraknya perusahaan-perusahaan berbasis teknologi juga akan menyentuh industri properti. Revolusi digital bisnis properti telah terjadi, tidak hanya dimulai dari situs-situs pencarian rumah saja, media sosial pun sudah mulai digerakkan untuk pemasaran properti.
Teknologi telah membuat proses atas bisnis properti menjadi lebih efisien dan ekonomis agar sektor properti mengalami peningkatan, maka harus berevolusi. Salah satunya adalah dengan menggunakan Proptech (Property Technology) dari Prime System.
Prime System sendiri merupakan salah satu gagasan di era digital khusus dari para pelaku yang berkecimpung di sektor properti.
“Harapan kami dapat memberikan peningkatan kinerja para agen properti jika dibandingkan saat menggunakan metode lama,” ujar Robert Adrian, CEO & Co-founder Prime System.
Prime system merupakan pelopor desain 3D dan interaktif online booking yang menjadi sales management system bagi kantor properti masa kini.
Saat ini, Prime System memiliki klien lebih dari 300 kantor agen properti, mencakup 20.000 agen properti yang mayoritas berada di Pulau Jawa. Untuk memberikan pelayanan terbaik kepada klien, perusahaan tengah bersiap melebarkan sayap hingga ke beberapa kota besar di Indonesia.
Kondisi tersebut menandakan akan keunggulan Prime System pada networking yang dimiliki yang hingga kini sudah bekerja sama dengan tujuh bank dan sembilan media, serta empat asosiasi properti.
Berbicara tentang bisnis, di Indonesia memiliki SDM yang sangat melimpah, namun sampai detik ini masih kalah dalam bersaing dengan para investor luar, sehingga negara hanya menjadi target market dan bukan menjadi pengembang.
Seasia.co menyebutkan, Indonesia diramalkan menjadi salah satu negara dengan ekonomi terkuat pada tahun 2030 dan berada pada urutan ke 5 berdasarkan laporan yang diterbitkan PricewaterhouseCoopers.
Berita Terkait
-
Unreal Engine 6 Pamer Fitur, Hadirkan Integrasi AI Gemini dan Claude
-
Smart TV 100 Inci hingga AC Pintar Haier Jadi Sorotan di Ajang Ini
-
Tips Memanfaatkan Modena Pay, Belanja Teknologi Rumah Lebih Hemat
-
Vibes Piala Dunia 2026 Masih Anyep, FIFA Harusnya Lirik 2 Potensi Besar Ini untuk Dimaksimalkan
-
Bukan Sekadar Teknologi, AI Ternyata Juga Bisa Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI
-
Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan
-
Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%
-
MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana
-
Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO
-
BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi
-
Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia
-
Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik
-
Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak
-
BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!