Suara.com - Setelah melawat ke pulau Jawa dan Kalimantan untuk mempromosikan Program Super Untung Jaman Now, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyambangi pulau Sumatera. Kota pertama yang disambangi BTN adalah Medan, Sumatera Utara.
Meski sudah menembus target yang dianggarkan, BTN terus agresif mengumpulkan Dana Pihak Ketiga bidang ritel untuk menambah pundi-pundi tabungan Batara lewat Program Super Untung Jaman Now. Program Super Untung Jaman Now yang menjadi andalan berhasil meraih Rp 2,019 triliun hanya dalam waktu kurang dari 3 bulan sejak diluncurkan pada bulan Desember 2017 lalu hingga 18 Februari 2018.
“Untuk kota Medan, kami optimistis Super Untung Jaman Now bisa menarik dana lebih dari Rp 250 miliar dengan peserta lebih dari 1.000 rekening,” kata Direktur Bank BTN, Budi Satria, di Medan, Sabtu (24/2/2018).
Kegiatan Super Untung Jaman Now merupakan lanjutan roadshow yang sebelumnya digelar Bank BTN di Tangerang, Surabaya Semarang, serta Balikpapan. Selama event berlangsung di kota-kota besar tersebut Bank BTN memberikan penawaran khusus, dengan menabung sebesar Rp 111 juta, penabung bisa langsung membawa pulang iPhone X, tabungan gratis Rp 68.000.
"Selain itu para nasabah juga diberikan beragam hadiah langsung untuk pembukaan rekening baru, seperti vocer belanja maupun vocer makan," ujarnya.
Super Untung Jaman Now merupakan salah satu strategi BTN memupuk DPK Ritel. Program yang dikemas dengan memberikan iming-iming hadiah barang kekinian tersebut diselenggarakan hingga Maret 2018. Super Untung Jaman Now ditargetkan bisa menggaet penabung BTN.
Sebagai catatan, dengan jumlah penabung mencapai sekitar 7,5 juta nasabah, DPK Ritel Bank BTN yang terdiri dari produk Tabungan BTN Batara, Tabungan BTN Prima, Tabungan BTN e’Batara Pos, dan Deposito ritel per 19 Februari 2018, tumbuh sekitar 32 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar kurang lebih Rp 51,8 triliun.
Sementara itu, khusus di Medan jumlah DPK yang dimiliki per 21 Februari 2018 mencapai sekitar Rp 1,1 triliun atau tumbuh sekitar 20% persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun saat ini jumlah penabung DPK ritel di kota Ulos tersebut mencapai 165.104 akun.
“Medan merupakan salah satu kota besar di Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi dan demografi masyarakat yang mirip dengan Jakarta sehingga sangat potensial untuk mengikuti program Super Untung Jaman Now,” kata Budi.
Baca Juga: 2018, BTN Targetkan Sediakan Kredit Perumahan 750 Ribu Unit Rumah
Pada program Super Untung Jaman Now, Bank BTN menyediakan beragam barang kekinian. Di antaranya berupa iPhone, laptop, kamera mirrorless, dan perangkat audio. Untuk mendapatkan hadiah tersebut, kata Budi, nasabah hanya cukup membuka Tabungan BTN Batara dan melakukan penempatan dana dalam jangka waktu tertentu dengan nominal sesuai dengan jenis hadiah yang diinginkan. "Jangka waktu bisa dipilih mulai dari 6 hingga 60 bulan," tutupnya.
Adapun, program ini berlaku hingga Maret 2018.
Berita Terkait
-
Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan
-
Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan
-
Hardiknas dan Jurang UMR: Mengapa Tidak Semua Anak Berani Bermimpi?
-
Getaran Sound Horeg dan Lautan Buruh Membelah Jantung Jakarta di May Day 2026
-
OJK Tepis Hoaks Tabungan Masyarakat Digunakan untuk Biayai Program Pemerintah
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis
-
Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama
-
Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital
-
Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok
-
Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah
-
Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar