News / Metropolitan
Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:51 WIB
Suasana Jalan Medan Merdeka Selatan di tengah pelaksanaan May Day. (Suara.com/Adiyoga)
Baca 10 detik
  • Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja memadati kawasan Monas, Jakarta Pusat, dalam peringatan Hari Buruh pada Jumat, 1 Mei 2026.
  • Para peserta aksi membawa atribut organisasi dan menyuarakan aspirasi mereka dengan tertib di sepanjang jalan Medan Merdeka Selatan.
  • Petugas gabungan berjaga ketat untuk memastikan kelancaran lalu lintas serta ketertiban selama rangkaian aksi May Day berlangsung hingga sore.

Suara.com - Kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat berubah menjadi lautan manusia dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (1/5/2026).

Ribuan massa dari berbagai elemen serikat pekerja mulai memadati ruas jalan utama di kawasan Monumen Nasional (Monas) tersebut.

Peserta aksi dari berbagai wilayah datang membawa atribut lengkap, mulai dari bendera organisasi hingga spanduk tuntutan yang dibentangkan di sepanjang jalan.

Terlihat bendera besar bertuliskan "SPSI" dan "ASPEK Indonesia" berkibar gagah di sela-sela kepadatan massa yang terus merangsek maju.

"May Day," demikian narasi singkat yang terpampang jelas pada kaus beberapa pekerja, sebagai simbol pengingat hari bersejarah bagi kaum buruh sedunia.

Tak hanya memadati jalanan, para peserta aksi juga terlihat berjalan tertib di sepanjang jalur trotoar depan Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Kehadiran sejumlah mobil komando yang disulap menjadi wahana sound horeg turut menjadi daya tarik utama yang memeriahkan suasana aksi kali ini.

Dentuman musik dari pelantang suara masing-masing kendaraan seolah jadi pelengkap semangat para buruh di tengah paparan sinar matahari yang mulai menyengat.

Petugas gabungan pun berjaga ketat di sekitar area untuk mengatur arus lalu lintas dan menjamin ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga: Prabowo Teken Perpres 27: Aplikator Cuma Boleh Potong 8 Persen, Ojol Berhak 92 Persen Pendapatan

Kepadatan di kawasan Monas ini diprediksi akan terus bertahan hingga sore hari, seiring dengan rangkaian kegiatan yang sudah dijadwalkan.

Peringatan May Day 2026 sendiri diharapkan kembali menjadi momentum bagi para pekerja untuk menyuarakan aspirasi serta hak-hak mereka secara kolektif di hadapan publik. 

Load More