Suara.com - Masalah finansial seolah-olah tidak bisa lepas dari kehidupan manusia. Uang memang bukan segalanya. Akan tetapi, untuk memenuhi kebutuhan, kita perlu uang. Menghindari krisis keuangan bukan berarti tidak menggunakan uang sama sekali.
Pencapaian kebebasan finansial menjadi cara untuk terhindar dari krisis
Diperlukan strategi dan perencanaan yang matang agar dapat terhindar dari masalah keuangan yang dapat memicu terjadinya krisis.
Ada beberapa tips yang bisa digunakan untuk menghindari krisis keuangan yang dapat mengganggu tujuan untuk mencapai kebebasan finansial. Apa saja itu?
Optimalkan Nilai Simpanan dengan Pilih Simpanan yang Mudah Dicairkan
Cara pertama ini adalah cara yang jarang digunakan. Kebanyakan dari kita akan menyimpan uang dalam bentuk tabungan di bank dengan harapan simpanan akan aman. Akan tetapi, strategi ini patut dicoba dengan menambah simpanan berupa investasi yang mudah untuk dicairkan.
Salah satu contoh yang paling populer adalah simpanan berupa logam mulia atau emas. Menyimpan simpanan dalam bentuk emas akan menambah nilai simpanan karena pengaruh kenaikan harga emas. Di samping itu, emas adalah simpanan yang mudah sekali untuk dicairkan.
Buat Catatan Pengeluaran
Mencatat pengeluaran adalah salah satu strategi agar dapat mengetahui posisi keuangan setiap bulannya. Mengetahui mana kebutuhan yang harus dipenuhi dan bisa ditunda, bahkan digantikan dengan yang lain. Catatan keuangan sangat diperlukan tidak hanya untuk badan usaha, tetapi juga individu.
Susun Budget Bulanan
Membuat budget bulanan mungkin bukan lagi sesuatu yang baru. Hampir kebanyakan kita akan membuat anggaran dan membuat besaran jumlah yang harus dibelanjakan dan mana yang harus ditabung.
Bahkan, ada juga yang sudah membuat anggaran untuk kebutuhan hiburan. Yang menjadi permasalahan adalah ketidakdisiplinan dalam menggunakan budget yang sudah disepakati sendiri.
Sering kita melanggar dan menggunakan budget yang bukan untuk semestinya. Disiplin dan komitmen dengan budget yang dibuat adalah strategi jitu untuk menghindari krisis keuangan.
Menjaga Kondisi Barang
Tanpa disadari barang-barang elektronik, kendaraan bermotor, dan peralatan listrik yang dimiliki akan menurun nilai dan fungsinya. Merawat barang-barang yang dimiliki agar kondisinya lebih baik dan terawat akan mengurangi risiko kerusakan. Secara otomatis akan membuat pengeluaran lebih berkurang karena kondisi barang-barang dalam kondisi baik.
Menjaga Kesehatan
Biaya kesehatan adalah biaya yang tinggi. Karena itu, menjaga kesehatan adalah langkah yang cukup tepat untuk mengurangi anggaran kesehatan. Memulai dengan hidup sehat dan memulai dengan pola hidup yang teratur akan membantu kita untuk menjaga kesehatan.
Meskipun demikian, kita tetap harus membuat budget untuk biaya kesehatan. Sebab sebaik-baik apa pun kita menjaga kesehatan, penyakit tidak akan kompromi dan datang dengan tidak diduga-duga.
Minimalkan Utang
Sebisa mungkin cobalah untuk meminimalkan utang. Kurangi penggunaan kartu kredit agar dapat lebih menjaga kondisi keuangan. Cobalah dengan kebiasaan menabung dalam membeli barang kebutuhan.
Selain bunga yang dikenakan kartu kredit reatif lebih besar, utang juga akan menambah daftar panjang pengeluaran bulanan. Bijaklah dalam menentukan pilihan belanja dengan kartu kredit dan lebih cerdas dalam menggunakan fasilitas yang dimiliki kartu kredit.
Dapat Penghasilan Tambahan
Satu pendapatan yang besar memang akan lebih baik. Namun, akan lebih baik lagi jika mempunyai dua pendapatan walaupun pendapatan tambahan tidak sebesar pendapatan utama.
Berita Terkait
-
Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati
-
961 Perusahaan Sudah Bangkrut, Ekonomi Jepang Diramal hanya 0,7 Persen
-
Krisis Keuangan Memburuk Buntut Banyak yang Nunggak, Program-program Kemanusiaan PBB Ini Terancam
-
Pabrik Neta Digeruduk Massa Dampak Krisis Keuangan yang Melanda Perusahaan
-
Berupaya Bangkit Dari Krisis Keuangan, Neta Incar Pertumbuhan Mobil Listrik di Asia Tenggara
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
Terkini
-
Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta
-
Respons Garuda Indonesia Usai Tak Lagi Dapat Bintang 5 dari Skytrax
-
Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan
-
Sudah Punya Direksi Asing, Tapi Garuda Indonesia Malah Turun Kasta Jadi Bintang 4
-
Garuda Indonesia Turun Kasta Jadi Bintang 4, Kenyamanan dan Fasilitas Menurun
-
Ketum PERBANAS Hery Gunardi Beberkan Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Elektrifikasi Jalur Kereta Malaysia Rampung Lebih Cepat, PLN Group Perkuat Reputasi Internasional
-
Wapres Cek Proyek Strategis Senilai Rp1,4 T di Tuban, Siap Genjot Ekspor Semen ke Pasar Global
-
Fitch Semprot Outlook RI Jadi Negatif, Menkeu Purbaya Jujur: Salah Saya Juga!
-
Pertamina Tegaskan Stok BBM Aman: Cadangan Nasional Bisa Tahan hingga 35 Hari