Suara.com - Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa pembangunan delapan waduk akan selesai pada 2018. Salah satunya Bendungan Kuningan di Jawa Barat.
"Tahun ini ada delapan waduk selesai termasuk Kuningan," kata Presiden Jokowi saat meninjau pembangunan Bendungan Kuningan di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Jumat (25/5/2018).
Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membangun 65 bendungan dan satu per satu akan diselesaikan, kata Kepala Negara.
Presiden Jokowi mengatakan bahwa Bendungan Kuningan ini hampir selesai, tidak ada masalah dengan penduduk sekitar 365 kepala keluarga.
"Urusan memindahkan penduduk yang terdampak. Sebanyak 365 keluarga sudah tidak ada masalah. Tadi juga sudah ketemu," ungkapnya.
Presiden juga menjelaskan bahwa Bendungan Kuningan mampu mengairi sawah seluas 3.000 hektare, baik yang berada di Kabupaten Kuningan maupun di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
"Juga bisa memenuhi kebutuhan air baku sebesar 300 liter per detik untuk 300 ribu kepala keluarga," tambahnya.
Bendungan yang berada di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureunq, Kabupaten Kuningan, yang rencanannya luas genangannya mencapai 221,59 Ha ini bisa menampung 25 juta meter kubik air. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
PLN Mobile Perkuat Ekosistem EV Berbasis Green Energy, Dari Rumah Charging hingga SPKLU
-
Saham HOTL Terancam Delisting, Manajemen Tegaskan Itikad Baik ke BEI
-
Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah
-
6 Fakta Skandal IPO REAL, Manipulasi Berbuntut Izin UOB Kay Hian Dibekukan
-
Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar
-
Moodys Beri Rating Negatif, Pemerintah: Ekonomi Tetap Solid di Level Investment Grade
-
Mengenal Kakeibo, Seni Menabung Tradisional Jepang untuk Mencapai Kebebasan Finansial
-
Saham BUMI Banting Harga Ekstrem, Lalu Diserok Investor Asing
-
Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?
-
Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto