Suara.com - Para pemudik beberapa hari belakangan terakhir mendapatkan informasi dimedia sosial bahwa uang elektronik yang expired atau hangus jika terlalu lama berada di dalam tol. Menanggapi unggahan di media sosial terkait uang elektronik expired akibat terlalu lama berada di jalan tol, PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyampaikan klarifikasi.
Menurut Jasa Marga, pihaknya memonitor durasi perjalanan pengguna jalan tol saat uang elektronik di-tap di gerbang asal dan uang elektronik ditap di gerbang tujuan semata untuk evaluasi operasional perusahaan.
"Kami tegaskan bahwa hal itu tidak membuat uang elektronik menjadi expired/tidak bisa digunakan kembali atau bahkan uang elektronik saldonya terpotong. Kami juga tidak pernah mengenakan denda/sanksi atas kejadian tersebut," ungkap kata Juru Bicara Jasa Marga, Dwimawan Heru, di Jakarta, Selasa (12/6/2018).
Dalam hal terjadi kejadian serupa, maka sebagaimana ditegaskan sebelumnya, uang elektronik tetap ditransaksikan secara manual. "Yaitu uang elektronik akan ditransaksikan petugas kami di luar Gardu Tol Otomatis (GTO) menggunakan mesin EDC," ujarnya.
Dengan demikian, pengguna jalan tol dapat menggunakan uang elektronik yang sama dan Jasa Marga menegaskan bahwa pengguna jalan tol bebas menggunakan kartu, dalam batas wajar, tanpa kekhawatiran uang elektroniknya menjadi expired.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama
-
Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi
-
Kemendag Keluarkan Harga Patokan Eskpor Komoditas Tambang, Ini Daftarnya
-
Menkeu Purbaya Resmi Alihkan Dana Desa Rp34,5 T ke Koperasi Merah Putih
-
Pabrik Alas Kaki di Jombang Pakai PLTS, Kapasitas Tembus 3,7 MWp
-
Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan
-
Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'
-
Rating Indonesia Turun, Purbaya Serang Balik: Saya Ingin Membuat Reputasi Moody's Jeblok
-
Emiten BFIN Andalkan Program Loyalitas Dongkrak Pembiayaan Mobil Bekas
-
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998