Suara.com - Saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) terpantau naik 30 poin atau naik 0,82 persen ke level Rp 3.710 per lembar saham setelah Sandiaga Uno sang pendiri perusahaan tersebut disebut-sebut memberikan mahar politik ke Prabowo sebesar Rp 500 Miliar.
Selama perdagangan sesi pertama hingga penutupan sesi kedua, saham Saratoga terus berada di zona hijau.
Untuk diketahui, Sandiaga Uno dikabarkan maju dalam kontestasi politik Pilpres 2019 mendampingi Prabowo.
Sandiaga Uno disebut telah memberikan mahar politik sebesar Rp 500 miliar agar bisa menjadi pendamping Prabowo di Pilpres 2019.
Namun demikian, Sandiaga Uno enggan memberikan komentar perihal mahar Rp 500 miliar yang diberikan kepada Prabowo.
Mahar politik itu disebut-sebut menjadi stimulus agar bisa menjadi calon wakil presiden (Cawapres) di Pilpres 2019.
Sandiaga Uno mengatakan, saat ini ia masih menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta. Untuk itu, ia tak ingin memberikan komentar lebih lanjut terkait kabar itu.
"Saya mohon maaf yang berkembang kemarin enggak bisa saya komentar," kata Sandiaga Uno saat ditemui di Balai Kota, Jakarta Pusat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional