Suara.com - Haji Doni pemilik Mall Hewan Kurban di Cimanggis, Depok, Jawa Barat mengaku mengalami kenaikan omzet pada Idul Adha tahun ini. Kenaikan tersebut bahkan mencapai lebih dari 50 persen.
Fany sales Mall Hewan Kurban Haji Doni di Cimanggis, Depok, Jawa Barat mengatakan, omzet tahun ini jauh lebih tinggi dari Idul Adha tahun lalu.
"Kalau penghasilan sih lebih dari tahun lalu. Sekitar 50 persen lah," tutur Fany saat dihubungi Suara.com, Rabu (22/8/2018).
Meski mengalami kenaikan omzet, namun pihaknya mengakui bahwa jumlah hewan ternak yang disiapkannya tidak sebanyak tahun lalu.
Fany menjelaskan, alasan jumlah sapi yang dijualnya dikurangi, karena dipengaruhi kondisi ekonomi saat ini. Menurutnya sebagian besar pembeli lebih melihat dan mempertimbangkan harga yang murah.
"Kebanyakan sekarang orang nyari yang murah. Makanya kita kurangi jumlahnya," pungkasnya.
Adapun harga jual sapi perekor di Mall Hewan Kurban H. Doni sendiri berkisar dari Rp 14 juta hingga Rp 200 juta. Sedangkan harga jual kambing per ekor dibanderol mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 7 juta per ekor.
Untuk diketahui, Mall Hewan Kurban H. Doni sudah berdiri sejak tahun 2002. Sehari-harinya, tempat ini merupakan showroom mobil bekas PT Dian Mobil yang disulap menjadi gerai hewan kurban setiap menjelang hari Idul Adha.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Purbaya Blacklist Keluarga Dwi Sasetyaningtyas usai Viral Hina RI, Tagih Balik Dana LPDP Plus Bunga
-
Bos Agrinas Pangan Manut Diminta Tunda Impor Pikap dari India
-
Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Ditunda: Tunggu Presiden Pulang
-
Apa Itu Harta PPS di SPT Tahunan Sistem Coretax, Ini Fungsinya
-
Profil OUE Commercial REIT, Aset 30 Triliun Milik Mochtar Riady
-
Agrinas Impor Pikap dari India, Resep Jitu Matikan Industri Otomotif Indonesia?
-
Purbaya Ungkap Impor 105 Ribu Mobil Pickup India Dibiayai Utang, Cicilan Rp 40 T per Tahun
-
Rebut Tahta! XL Ultra 5G+ Dinobatkan Jadi Jaringan 5G Tercepat di Indonesia versi OOkla Speed Test
-
Sengkarut Tarif Impor AS, RI Diminta Tarik Rem Darurat Soal Perjanjian Dagang
-
Trump Terjepit Keputusan MA, Rupiah 'Terbang' ke Rp16.802