Suara.com - Saat ini, masyarakat sudah bisa menggadaikan barang apa saja di cabang-cabang PT. Pegadaian (Persero). Bahkan, produk tupperware yang dimiliki masyarakat bisa digadaikan dan ditukar dengan uang di cabang Pegadaian.
Direktur Informasi Teknologi dan Digital Pegadaian Teguh Wahyono mengatakan, program tersebut hanya untuk nasabah baru saja. Menurut dia, program ini untuk menarik nasabah baru bagi perseroan.
"Jadi kami kasih mereka pengalaman saja buat menggadaikan itu. Sehingga apapun bisa digadai dengan bunga 0 persen," kata Teguh saat ditemui dalam event Leadership Cafe yang diselenggarakan oleh Kubik Leadership dan juga Jamil Azzaini CEO Kubik Leadership di Jakarta, Kamis (13/9/2018).
Teguh menjelaskan, masyarakat bisa menggadaikan barang apapun asalkan nilainya jika dijual seharga Rp 500 ribu. Program ini, juga berlaku di seluruh cabang pegadaian Indonesia.
"Jadi barangnya itu macam-macam. Misalkan di Manado itu Tupperware itu Manado, tempat lain apa. Apapun barangnya boleh saja. Tas juga boleh dan persyaratan datang bawa barang sama KTP aja," jelas dia.
PT. Pegadaian, kata Teguh, akan meningkatkan nilai pinjaman dari program tersebut. Hal ini, agar masyarakat mendapatkan dana yang lebih dari Rp 500 ribu.
"Sekarang kan kita batasin Rp 500 ribu. Ke depan kita ubah, misalnya Rp 1 juta satu bulan atau 1 juta dua bulan," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?
-
Bahlil Diminta Kaji Wacana Penghentian Restitusi Pajak Sektor Tambang
-
Putusan KPPU Soal Pindar Tuai Polemik, Investor Fintech Disebut Bisa Hengkang
-
Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik
-
Transformasi SDM, Layanan Logistik RI Mulai Berstandar Global
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK
-
Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik
-
IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis
-
Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia