Suara.com - Juru Bicara PT Freeport Indonesia Riza Pratama menuturkan, proses divestasi saham PT Freeport Indonesia ke PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) atau Inalum masih terus berjalan.
Riza menuturkan, proses pemindahan kepemilikan saham ini harus melalui lima proses. Pertama, Inalum harus membeli saham 41,64 persen PT Freeport Indonesia senilai 3,85 milar dolar AS.
"Kedua, pembangunan smelter, ketiga ada peningkatan penerimaan negara itu dari pemerintah. Dari kitanya, ke empat kelangsungan operasi dan ke lima stabilitas investasi. Nah lima itu satu kesepakatan. Jadi harus bersama-sama, enggak bisa divestasi doang," ujar Riza saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (12/11/2018).
Menurut Riza, jika persyaratan itu semuanya sudah dilakukan, maka proses divestasi saham baru dinyatakan selesai dilakukan.
Hingga saat ini, Inalum baru sebatas menandatangani perjanjian pembelian saham PT Freeport Indonesia (Head of Agreement/HoA) belum sampai transaksi.
"Dia (Inalum) bilang akhir tahun (transaksinya). Kita juga pengen cepat. Akan tetapi ingat lagi ada 4 pokok pembahasannya lagi," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok