Suara.com - Bank Indonesia hari ini Kamis (20/12/2018) akan mengumumkan kebijakan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate.
Lalu apakah BI akan naikkan suku bunga acuannya kali ini?
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara memprediksikan, Bank Indonesia tidak akan menaikkan suku bunga acuan.
BI 7-Day Reverse Repo Rate akan dipertahankan di level 6 persen.
“Tidak akan naik, nilai tukar dolar juga stabil saat ini. BI juga kan tengah berusaha menjaga nilai tukar rupiah tanpa mengerek suku bunga,” kata Bhima saat dihubungi Suara.com, Kamis (20/12/2018).
Selain itu, The Fed sebelumnya juga sudah menaikkan suku bunga acuannya. Sehingga BI juga memprediksikan bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunga acuannya kembali tahun depan.
“Jadi BI sekarang wait and see The Fed. Saat The Fed naikkan suku bunganya juga masih berjalan stabil dan bisa keluar dari pelemahan. Jadi BI memilih untuk tidak naikkan suku bunga melihat kondisi tersebut,” katanya.
BI selama 2018 ini telah menaikkan suku bunga acuannya dari 4,25 persen menjadi 6 persen.
Hal ini sebagai langkah BI merespons kenaikan FFR agar suku bunga Indonesia tetap menarik bagi investor asing.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Perusahaan Entertaiment Jumbo Mau IPO, Clue-nya Miliki Kebun Binatang
-
Badan Ekspor Mirip Orde Baru? Ekonom CELIOS Wanti-Wanti Risiko Monopoli dan Rente Negara
-
Lampaui Standar IMF, Ini Alasan Cadangan Devisa Indonesia Diklaim Kebal Krisis Global
-
Developer RI Kini Bisa Bangun AI Trading Langsung ke Bursa Kripto
-
Rupiah Melemah, Penjualan Hewan Kurban Tetap Bergairah Jelang Iduladha 2026
-
Rupiah Jebol Rp17.700, Dasco Batal Sambangi BI di Tengah Kepanikan Pasar
-
Kebun Binatang Raksasa RI Siap Melantai di BEI, Taman Safari Segera IPO?
-
Menkeu Purbaya Buka Suara soal Pembentukan Badan Ekspor
-
Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun
-
Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata