Suara.com - Perusahaan pakaian dan alas kaki outdoor Columbia Sportswear mengeluhkan langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang melakukan penutupan pemerintahan.
Pasalnya, dengan kebijakan tersebut kegiatan di Taman Nasional berkurang dan menyebabkan pembelian peralatan outdoor mengalami penurunan.
Bahkan, CEO Columbia Sportswear Tim Boyle memasang iklan di salah satu koran di Amerika Serikat yang berisi permintaan Taman Nasional di AS dibuka kembali.
"Terus terang itu (iklan) bukan motivasi politik. Ini tentang memungkinkan akses dan melindungi aset yang telah kami investasikan dengan sangat besar," ujar Boyle seperti dilansir CNBC, Selasa (15/1/2019).
Saat ini pemerintahan AS telah ditutup selama 24 hari. Ini merupakan shutdown terpanjang dalam sejarah AS. Dengan shutdown ini, semua anggaran terkunci, termasuk anggaran pemeliharaan taman nasional.
Meski taman nasional belum diperintahkan ditutup, tapi beberapa telah memilih untuk tutup karena kurangnya staf.
Sedangkan beberapa taman nasional lain tetap buka dengan staf yang sedikit, bahkan beberapa ada yang buka tanpa staf. Hasilnya adalah penumpukan sampah diantara masalah lainnya.
Boyle mengatakan Columbia Sportswear menghabiskan 80.000 dolar AS untuk memasang iklan tersebut.
"Kami ingin kedua belah pihak bersatu untuk menyelesaikan masalah ini dan membuka taman lagi. Kami berharap bahwa orang yang ingin pergi ke luar perlu pakaian dan membutuhkan alas kaki untuk menikmati alam bebas dan kami berharap bahwa seiring waktu hal ini pasti akan berdampak," pungkas Boyle.
Baca Juga: Jual Saham Inter Milan, Erick Thohir Kantongi Dana Segar Rp 2,4 Triliun
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Dana Syariah Indonesia Kena Sanksi OJK, Gimana Nasib Uang Lender?
-
Update Iuran BPJS Kesehatan Tiap Kelas Tahun 2026, Menkeu Buka Suara
-
Duo Aguan-Salim Perkuat Cengkeraman di PANI, Bagaimana Prospeknya?
-
Daftar 70 Saham Force Delisting Awal 2026, Ada Emiten Sejuta Umat dan BUMN
-
Tarif Listrik Tidak Naik Hingga Maret 2026
-
8,23 Juta Penumpang Pesawat Wara-wiri di Bandara Selama Awal Nataru
-
Perhatian! Tarif Listrik Januari-Maret 2026 Tak Naik
-
Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026, Ini Bocoran Purbaya
-
Tak Hanya Huntara, Bos Danantara Jamin Bakal Bangun Hunian Permanen Buat Korban Banjir
-
Purbaya Kesal UU Cipta Kerja Untungkan Pengusaha Batu Bara Tapi Rugikan Negara