Suara.com - Bos Lion Air Group yang juga menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Rusdi Kirana kedatangan General Manager PT Garuda Indonesia Tbk untuk Kuala Lumpur, HM Fredrik Kasiepo.
Keduanya bertemu di ruang kerja Kedutaan Besar Republik Indonesia, Kuala Lumpur, Malaysia pada Rabu (23/1/2019) kemarin.
"Saya harus melaporlah kepada Pak Duta Besar Republik Indonesia, kan Pak Dubes bapak-nya masyarakat Indonesia di Malaysia, jadi ya pertemuan ini sebagai pertemuan antara anak dan bapak lah," kata Fredrik Kasiepo.
Selain bersilaturahmi, Garuda Indonesia untuk Malaysia juga melaporkan perkembangan rencana penerbangan Citilink Kuala Lumpur - Surabaya pergi pulang (PP) yang rencananya akan dilaksanakan pada 30 Januari 2019 mendatang.
Sebelumnya, sudah ada penerbangan Citilink dengan rute Kuala Lumpur - Banyuwangi PP, Penang - Jakarta PP, dan Penang - Medan PP yang telah dioperasikan oleh Sriwijaya Air yang kini telah menjadi bagian dari Grup Garuda Indonesia.
Terkait kedatangan pihak Garuda Indonesia untuk Malaysia, Rusdi Kirana berencana membantu mempromosikan destinasi di Indonesia khususnya Banyuwangi dan lainnya bersama-sama dengan maskapai penerbangan dengan melibatkan mitra agen dan mitra pendidikan di Malaysia dan Indonesia.
Tujuannya, supaya tidak hanya turis di kedua negara yang saling berkunjung, tetapi juga pelajar dan mahasiswanya bisa saling berinteraksi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun