Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan telah menyelesaikan pembangunan lima rumah susun (rusun) bagi anggota TNI Kodam Jaya. Rusun yang berlokasi di Cililitan, Jakarta Timur, tersebut kini telah dihuni para anggota TNI Kodam Jaya.
"Kami berharap, rusun ini bisa bermanfaat bagi para anggota TNI yang bertugas di Kodam Jaya. Semoga mereka bisa nyaman tinggal di rusun bersama keluarganya," ujar Kepala Satker Pengembangan Perumahan Ditjen Penyediaan Perumahan KemenPUPR, Bismar Staniarto, di Jakarta, Rabu (29/1/2019).
Bisma menjelaskan, pembangunan rusun dilaksanakan selama dua tahun, yaitu sejak 2015 hingga 2017. Rusun bagi anggota TNI Kodam Jaya di Cililitan Jakarta Timur dibangun 5 tower, yang masing-masing tower-nya setinggi 6 lantai.
Rusun tersebut telah dilengkapi lift, meubelair, hingga prasarana, sarana dan utilitas (PSU).
Berdasarkan data, rusun dibangun oleh Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR. Bangunan vertikal tersebut berlokasi di Asrama BS, Jalan Jambul, Kelurahan Kramat Jati, Kecamatan Cililitan, Kotamadya Jakarta Timur.
Adapun anggaran pembangunan rusun berasal dari dana APBN sebesar Rp147 miliar dan dikerjakan oleh kontraktor PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung.
"Rusun ini dibangun dengan tipe 45 m2 dan dapat menampung 83 kepala keluarga di tiap tower-nya. Total kapasitas rusun ini dapat menampung sekitar 415 kepala keluarga anggota TNI di 5 tower," terangnya.
Sementara itu, sejumlah anggota TNI mengaku senang mendapat bantuan rusun dari KemenPUPR. Mereka juga merasa nyaman, karena fasilitas yang disediakan sangat lengkap sehingga dapat lebih fokus menjalankan tugas.
"Kami telah menempati rusun ini kurang lebih selama 2 tahun dan keluarga juga nyaman tinggal di sini. Saya sebagai anggota TNI Kodam Jaya berterimakasih kepada Kementerian Pertahanan yang telah menjalin kerja sama dengan Kementerian PUPR, karena telah memberikan tempat tinggal yang sangat baik dan memuaskan dari bentuk fisik hingga kualitas bangunan yang baik," ujar Sertu Hidayat Gunawan, anggota TNI Kodam Jaya.
Baca Juga: 5 Rusun TNI Dibangun di Jaktim, Kementerian PUPR : Semoga Mereka Nyaman
Berita Terkait
-
Kronologi Lengkap Kebakaran Gudang Peluru Kodam Jaya, Api Berkobar 4 Jam
-
5 Fakta Gudang Peluru Kodam Jaya yang Meledak Malam Hari
-
Kronologi Gudang Peluru Kodam Jaya Meledak, Bermula dari Bangunan Ini
-
Ternyata Ini Isi Gudang Peluru Milik Kodam Jaya yang Meledak
-
Ayo Ikutan Kompetisi Video Storytelling Hari Jalan 2023, Hadiah Total Sampai Rp30 Juta!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026
-
Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%
-
Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan
-
Daftar Harga BBM di Tengah Konflik Global, Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026
-
Emas Antam Masih Murah Meriah, Harganya Cuma Rp 2,8 Juta/Gram
-
Banyak Pemudik saat Lebaran Bikin Kinerja Industri Asuransi Perjalanan Melonjak
-
Naik Whoosh Saat Lebaran, Bisa Dapat Diskon Hotel hingga Wisata Gratis
-
Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Membludak, Menhub Sarankan Mudik Balik Lebih Awal
-
Perhatian Pemudik! Jangan Pulang dari Kampung Tanggal 24-28-29 Jika Tak Mau Macet
-
Harga Minyak Dunia Makin Terbang Imbas Iran Mau Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu