Suara.com - Kebakaran yang menghanguskan Gedung Telkom di kawasan Jalan Pattimura Kota Ambon pada Selasa (5/2/2019) lalu berdampak besar pada pelayanan publik di Kota Ambon, khususnya pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).
Akibat dari kebakaran tersebut, pihak Disdukcapil Kota Ambon menghentikan pelayanannya sementara waktu karena sistem jaringan online yang menggunakan akses internet terputus.
Pelayanan yang dihentikan sementara tersebut yakni pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).
“Kita hentikan sementara pelayanan karena ada gangguan jaringan, sebab seluruh sistem online menggunakan jaringan internet, dan saat ini semuanya mati akibat kebakaran di Gedung Telkom Ambon,” kata Plh Disdukcapil Ambon, Rita Pattiwael.
Rita menuturkan, dampak kebakaran Gedung Telkom itu sangat berpengaruh sekali pada pelayanan di kantor Disdukcapil Ambon, karena seluruh pelayanan di dinas memakai jasa Telkom.
“Kita pakai jasa Telkom sehingga seluruh pelayanan dihentikan dari pagi tadi karena gangguan jaringan,” katanya.
Untuk pelayanan manual masih tetap dijalankan seperti biasanya. Hanya pelayanan berbasis jaringan online saja yang dihentikan.
"Kalau pelayanan manual seperti surat keterangan pindah domisili masih tetap dilayani,” ujarnya.
Pelayanan pembuatan e-KTP akan kembali normal jika akses jaringan sudah kembali bisa digunakan lagi.
Baca Juga: Jaringan Telkomsel Terganggu Usai Gedung Terbakar, Warga Diminta Bersabar
Berita ini sebelumnya dimuat Terasmaluku.com jaringan Suara.com dengan judul berita "Telkom Terbakar, Disdukcapil Ambon Hentikan Pelayanan Sementara"
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar
-
Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN
-
Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut
-
Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan
-
Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya
-
Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan