Suara.com - Setelah digelar di dua kota yakni Jakarta dan Medan, Coinfest 2019 telah rampung digelar di empat kota yakni Bandung, Yogyakarta, Semarang dan Surabaya.
Coinfest 2019 merupakan sebuah acara festival kripto yang digelar oleh coinvestasi.com dengan tujuan mengedukasi khalayak umum mengenai cryptocurrency atau mata uang digital dan juga menyampaikan analisis harga cryptocurrency di tahun 2019.
Coinfest menyajikan suatu bentuk komitmen edukasi masyarakat mengenai Bitcoin dan aset digital dengan menghadirkan para pakar mata uang digital terkemuka di Indonesia.
Head organizer Coinfest Roadshow 2019 Felita menuturkan, Coinvestasi.com sebagai media yang berfokus pada dunia blockchain dan kripto memang berkomitmen untuk mengembangkan ekosistem dan komunitas yang teredukasi mengenai Bitcoin dan aset digital lainnya.
"Hal ini diperlukan sehingga aplikasi teknologi Blockchain dapat dimanfaatkan untuk hal-hal positif ke depannya," kata Felita dalam keterangannya, Selasa (5/3/2019).
Beberapa mitra yang terlibat adalah Indodax, Rekeningku, UDAX, Eunomia Token, Fortifex, Coinone, dan Gopax.
Komunitas kripto baik lokal maupun nasional juga ikut terlibat dalam terselenggaranya acara ini, seperti Forum Bitcoin Indonesia (FBI), Ethereum Meetup Indonesia (EMI), serta beberapa trader lokal di masing-masing kota.
“Acara seperti ini sangat bermanfaat sekali karena kami para pegiat kripto bisa berkumpul menambah teman dan mendapat pengetahuan yang bermanfaat mengenai analisis teknikal dan fundamental,” kata Sinta salah satu peserta Coinfest 2019 di Semarang.
Roadshow Coinfest 2019 di empat kota telah mengumpulkan lebih dari 200 orang pegiat kripto.
Baca Juga: Platin Gunakan Cryptocurrency untuk Selamatkan Korban Bencana
Dengan rangkaian roadshow Coinfest 2019 di empat kota yang telah usai digelar tersebut, diharapkan akan dapat meningkatkan minat dan mengedukasi masyarakat umum mengenai pengertian mata uang digital beserta pemanfaatannya dalam berinvestasi secara online di era digital ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?