Suara.com - PT Pegadaian (Persero) mencatat sekitar 2,1 ton emas diinvestasikan melalui program tabungan emas. Layanan tersebut untuk memudahkan masyarakat berinvestasi dalam bentuk emas.
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Pegadaian, Kuswiyoto saat menyampaikan paparan kinerja pada tahun 2018 di Hotel Pullman, Jakarta Pusat. Tabungan emas merupakan layanan pembelian dan penjualan emas untuk memberikan kemudahan masyarakat untuk berinvestasi emas.
Bentuknya pun cukup mudah, masyarakat hanya menabung dalam bentuk uang dan akan dikonversi pergram emas.
"Intinya tabungan emas cukup menarik karena dengan Rp 6.000 sudah bisa membuka tabungan emas," ujar Kuswiyoto, Senin (25/3/2019).
Pegadaian saat ini mempunyai 4.221 outlet dan 7.104 agen dan akan memperluas pasar. Persyaratan menjadi nasabah tabungan emas dengan fotokopi KTP, SIM yang masih berlaku.
"Hari ini kita sudah memiliki 1,4 juta penabung emas, 1,7 juta rekening penabung emas," tambahnya.
Kuswoyoto menambahkan jumlah tersebut termasuk dalam program Pegadaian untuk mengurangi sampah dengan menukar sampah plastik yang dikonversi menjadi tabungan emas.
"Program Pegadaian siapa yang menyetor sampah yang bekerja sama dengan pegadaian bisa mendapatkan tabungan emas untuk mendukung indonesia bersih," terangnya.
Baca Juga: Usai Penyelidikan, Kepala Pemasaran Samsung di AS Tiba-tiba Hengkang
Berita Terkait
-
Turun Rp 1.000, Harga Emas Antam Dipatok Rp 666.000 per Gram
-
22 Maret 2019: Harga Jual Emas Antam Turun Rp 8.000 Per Gram
-
21 Maret 2019: Harga Jual Emas Antam Naik Rp 3.500 Per Gram
-
19 Maret 2019: Harga Jual Emas Antam Turun Rp 3.000 Per Gram
-
Kolaborasi Treasury - Finansialku, #PunyaSimpenan Emas buat Dana Darurat
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?