Suara.com - Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) bakal menagih janji-janji Joko Widodo (Jokowi) jika kembali terpilih menjabat sebagai Presiden. Salah satunya soalnya penurunan Pajak Penghasilan (PPh) Badan.
Dalam hal ini, Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani bakal mengadvokasi terkait dengan kebijakan penurunan PPh Badan tersebut.
Untuk diketahui, rencana penurunan kebijakan PPh Badan sebenarnya sudah mencuat sejak 2016. Namun hingga 2019 PPh Badan belum juga diturunkan. Saat ini sesuai aturan, PPh badan ditetapkan sebesar 25 persen.
"Kami akan mengadvokasi beberapa regulasi, misalnya masalah perpajakan kita lagi menelitinya, simulasinya seperti apa," kata Hariyadi saat dihubungi.
Hariyadi menambahkan, pihak Apindo sendiri tidak akan meminta penurunan PPh Badan secara sekaligus. Akan tetapi, diusulkan agar penurunan PPh badan dilakukan secara bertahap.
"Kita akan usulkan bertahap, Insha Allah deh," ujar dia.
Sebelumnya, Apindo merasa senang dengan hasil hitung cepat (quick count) lembaga survei yang memenangkan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin.
Menurut Hariyadi, hasil hitung cepat tersebut sesuai harapan kalangan pengusaha.
"Memang harapannya ke 01 sih, jadi kita tentunya menyambut dengan baik sesuai dengan ekspektasi kita, kita repot kalau pergantian pemerintahan kan mulai untuk adaptasi, adaptasi paling enggak butuh waktu 1 tahun enggak bisa 6 bulan," ucap Hariyadi.
Baca Juga: Pengusaha Minta Jokowi Pilih Menteri Bidang Ekonomi yang Cakap Eksekusi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia
-
Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!
-
Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?
-
Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal
-
Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok
-
Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog
-
IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat
-
Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?
-
Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan
-
Volume Bongkar Muat IPC TPK Tumbuh Tipis 0,9% di Kuartal I-2026