Suara.com - Produsen minuman beralkohol PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Dalam RUPST, disetujui pembagian dividen ke para pemegang saham.
Presiden Direktur Multi Bintang, Michael Chin mengatakan, perseroan akan membagikan dividen dengan total Rp 1,23 triliun atau Rp 583 per saham. Dividen tersebut rencananya dibagikan 24 Mei 2019.
"Dividen final untuk periode full year 2018 sebesar Rp 536 per saham telah disetujui dalam RUPS, termasuk dividen interim Rp 47 per saham, sehingga total dividen Rp 583 per saham," kata Michael Chin dalam paparan publik di Hotel Dharmawangsa, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2019).
Berdasarkan laporan keuangannya, Multi Bintang mencatatkan penurunan laba dari Rp 1,32 triliun pada tahun 2017 menjadi Rp 1,22 triliun di tahun 2018.
Kendati demikian, perseroan membukukan penjualan sebesar Rp 3,65 triliun pada 2018. Perolehan ini meningkat 7,67 persen dibandingkan dengan penjualan pada 2017 sebesar Rp 3,39 triliun.
"Pencapaian ini tak lepas dari kinerja yang baik seluruh portofolio, terutama portofolio minuman non-alkohol dan juga kinerja ekspor," kata Michael.
Michael menambahkan, pada tahun 2018 perseroan juga berhasil mengekspor produk ke pasar barunya yaitu Amerika Serikat dan Korea Selatan.
Sebelumnya, Multi Bintang juga telah mengekspor produk-produknya ke Malaysia, Singapura, Jepang, Australia, Belanda dan Inggris.
Baca Juga: Minum Sebotol Minuman Beralkohol per Minggu Bisa Tingkatkan Risiko Kanker
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing
-
Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik