Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi menghadiri Sidang Kabinet Paripurna (SKP) untuk membahas kesediaan anggaran dan pagu indikatif tahun 2020 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/4/2019).
SKP ini dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo, yang didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla.
“Hari ini, saya ingin melanjutkan apa yang kita bicarakan, yang berkaitan dengan kesediaan anggaran dan pagu indikatif. Poin yang ingin saya tekankan adalah belanja modal agar diperkuat dan ditingkatkan. Semua kementerian agar bisa memaksa semua organisasinya agar penyerapan anggaran betul-betul bisa direalisasikan. Belanja barang kurangi sebanyak-banyaknya. Prioritas utama semua kementerian adalah pembangunan SDM," kata Jokowi dalam pengantarnya.
“Termasuk di dalamnya kebijakan-kebijakan yang memberikan insentif kepada perusahaan-perusahaan, agar mereka juga ikut bersama kita melakukan pelatihan-pelatihan secara besar-besaran, baik di luar negeri maupun di dalam negeri. Yang berkaitan dengan belanja modal, khususnya di kabupaten dan provinsi, memang sebagian besar mereka masih kurang pada infrastruktur," tambahnya.
Terkait dengan keamanan, Presiden Jokowi minta para menteri, kepala lembaga, Kapolri dan Panglima TNI untuk menjaga keamanan.
“Saya minta kepada menteri, kepala lembaga, Kapolri dan Panglima TNI untuk terus di jaga stabilitas keamanan dan ketertiban, agar kondisi yang ada betul-betul kondusif. Saya kira biasa dalam kondisi pesta demokrasi ada riak-riak kecil, tapi jangan sampai mengganggu rasa aman masyarakat," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat
-
Purbaya Cuek Usai Disebut Idiot-Bukan Orang Suci oleh Noel
-
Purbaya Ungkap Setoran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Diambil dari Kemenhan
-
Inggris Siapkan Rp80 Triliun untuk Perkuat Armada Kapal Indonesia
-
IHSG Akhirnya Kembali ke Level 8.000, Pasar Mulai Tenang?
-
Dolar AS Ambruk, Rupiah Ditutup Perkasa di Level Rp16.754 Sore Ini
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Ada Proyek Gentengisasi Prabowo, Purbaya Pikir-pikir Pangkas Anggaran MBG