Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyerukan untuk tidak menggunakan sepeda motor saat mudik lebaran tahun 2019. Untuk mengantisipasinya Kementerian Perhubungan sudah menyediakan mudik gratis untuk mudik lebaran tahun.
Penyediaan mudik gratis ini bertujuan untuk mendorong masyarakat beralih dari angkutan pribadi ke angkutan umum dan menekan angka kecelakaan.
"Secara khusus saya sampaikan penggunaan motor untuk mudik tidak dilakukan," ujar Menhub Budi Karya Sumadi, di Car Free Day Bundaran HI, Minggu (28/4/2019).
Pihaknya menghimbau untuk swasta turut andil untuk memberikan Corporate Social Responsibility (CSR). Menhub Budi Karya memprediksi mudik lebaran di tahun 2019 lebih baik dari tahun sebelumnya karena pembangunan infrastruktur.
"Mudik ini Insya Allah akan lebih lancar dengan banyaknya infrastruktur dan jalan tol tetapi sekarang ada isu baru bagaimana keselamatan itu dijaga," tambahnya.
Sebelumnya Kementerian Perhubungan menyediakan jasa angkut motor gratis dengan menggunakan kereta api jelang mudik lebaran 2019. Kuota yang disediakan sebanyak 18.096 unit untuk di Pulau Jawa.
Hal tersebut Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Perkeretaapian Kemenhub, Zulma Efendi. Zulma menyebutkan, kapasitas angkut yang disediakan tahun 2019 sebanyak 9.744 unit untuk arus mudik sedangkan untuk arus balik disediakan sebanyak 8.352 unit.
"Penyelenggaraan motor gratis dengan kereta api sudah dibuka 12 Maret sampai 25 Mei 2019, pendaftaran dibuka kesempatan online dan pendaftaran secara langsung melalui stasiun," ujar Zulma Efendi di Gedung Kementerian Perhubungan, Kamis (21/3/2019).
Baca Juga: Truk Pengangkut Sembako Dibolehkan Masuk Tol di Musim Mudik Lebaran
Tag
Berita Terkait
-
Pemudik Lebaran 2019 Diprediksi Meningkat Sampai 30 Persen
-
22,83 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran Pakai Angkutan Umum
-
Harga Tiket Pesawat Sangat Berdampak, Pemudik Diprediksi Menurun
-
Tol Layang Jakarta - Cikampek Belum Bisa Dilintasi saat Mudik Lebaran
-
Lebaran, 40 Persen Pemudik Bakal Gunakan Tol Trans Jawa
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?