Suara.com - Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Refdi Andri memprediksi akan terjadi kenaikan jumlah pemudik sekitar 20 persen hingga 30 persen pada libur Idul Fitri 1440 Hijriah atau tahun 2019 Masehi dibandingkan dengan tahun lalu.
Prediksi tersebut merupakan hasil diskusi pihaknya bersama sejumlah kementerian dan instansi terkait.
"Jumlah pemudik tahun ini, pastilah prediksinya meningkat. Kami bersama Kemenhub, Kemen PU Pera, Jasa Raharja, Jasa Marga sudah melakukan estimasi awal, akan ada peningkatan kira-kira 20 persen sampai 30 persen," kata Irjen Refdi, di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (25/4/2019).
Hal itu seiring dengan telah beroperasi jalan Tol Trans Jawa yang membuat orang lebih antusias untuk mudik ke kampung halaman.
"Mudah-mudahan perbaikan itu tidak membuat kami kewalahan tapi membantu memperlancar arus mudik," katanya pula.
Pihaknya pun memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada H-3 hingga H-2 Lebaran tahun ini.
"Estimasinya puncak itu di tanggal 31 Mei, 1 Juni dan 2 Juni," katanya lagi.
Pada Kamis hingga Sabtu (27/4/2019), Kakorlantas Refdi bersama rombongan kementerian dan instansi terkait menyurvei jalur mudik yakni jalur non tol Pantura dan Selatan Jawa untuk memastikan keamanan jalur bagi pemudik nantinya.
Kegiatan survei ini akan dibahas Kakorlantas Refdi bersama jajaran Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah serta para kasatlantas untuk membuat rekayasa lalu lintas dan pengamanan mudik Operasi Ketupat 2019. (Antara)
Baca Juga: Arus Mudik Lebaran Diprediksi Puncaknya Jatuh Pada 31 Mei 2019
Tag
Berita Terkait
-
Bakal Mengaspal di Tol Trans Jawa Saat Lebaran? Ini Perkiraan Menhub
-
Gembok Ini Diklaim Empat Kali Sulit Dibobol
-
Harga Tiket Pesawat Sangat Berdampak, Pemudik Diprediksi Menurun
-
Pemudik Lebaran 2019 Diprediksi Bakal Habiskan Dana Rp 10,3 Triliun
-
Arus Mudik Lebaran Diprediksi Puncaknya Jatuh Pada 31 Mei 2019
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Lebaran Gaya Sultan, Wamenhub Suntana Ungkap Lonjakan Order Jet Pribadi di Tengah Konflik Global
-
Tembok TPS Pasar Induk Kramat Jati Roboh Diterjang Gunungan Sampah, Warga: Takut Ambruk Lagi
-
KPK Periksa Pengusaha Rokok Jatim Martinus Suparman dalam Kasus Suap Bea Cukai
-
Sepak Bola Ternyata Sumbang Puluhan Juta Ton Emisi Karbon Tiap Tahun, Bagaimana Menguranginya?
-
ASN WFH Setiap Jumat, Mendagri Minta Pemda Hitung Dampak Efisiensi Anggaran
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Harga BBM Amerika Meroket, Rakyat Mulai Ngamuk ke Donald Trump: karena Perang Bodoh!
-
Adopsi Strategi Mao Zedong, Rahasia 'Pertahanan Mosaik' Iran yang Bikin AS-Israel Pusing
-
Drone Iran Hancurkan Pangkalan Pilot Militer AS di Saudi, Hantam 200 Personel
-
KPK Cecar Legal Lippo Cikarang Soal Pembelian Rumah Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara