Suara.com - Tiket pesawat domestik mengalami kenaikan sejak Desember 2018, kenaikannya pun banyak dikeluhkan masyarakat hingga pemerintah pun akhirnya turun tangan untuk menurunkan harga tiket pesawat.
Semestinya, dengan mahalnya harga tiket pesawat akan berdampak ke penurunan pembelian tiket pesawat. Namun, minat masyarakat membeli tiket pesawat ternyata masih ada.
“Dapat kami sampaikan bahwa di unit bisnis transport Traveloka, terdapat kenaikan hampir 30% di penjualan tiket pesawat terbang, dibanding periode yang sama tahun lalu,” ujar Chief Executive Officer (CEO) Transport Traveloka, Caesar Indra, Jumat (17/5/2019).
Caesar menyebutkan, pendapatan dari pembelian tiket ke luar negeri (outbound travel) meningkat lebih banyak dibandingkan pembelian tiket domestik, mencapai hampir 70% ke tujuan Jepang, Korea Selatan, Inggris, Belanda, dan Perancis.
Sementara sisanya didapatkan dari pembelian tiket dari Asia Tenggara ke Indonesia, maupun lintas kota di wilayah Indonesia.
Selain menawarkan tiket pesawat terbang, unit bisnis Transport Traveloka juga menawarkan end-to-end Transportation, meliputi tiket kereta api, bus & travel, antar jemput bandara, dan rental mobil, yang juga memberikan kontribusi cukup baik dari keseluruhan pencapaian unit bisnis.
“Moda transportasi darat merupakan salah satu yang mulai digemari oleh para travellers. Hal ini sejalan dengan meningkatnya infrastruktur darat di Indonesia, serta makin meningkatnya kualitas transportasi darat di Indonesia. Dengan respon yang cukup baik dari pengguna, kami berharap penjualan tiket transportasi darat tahun ini dapat meningkat lebih dari 12 kali lipat dibanding tahun lalu di traveloka,” papar Caesar.
Selain menyiapkan moda transportasi yang beragam, Traveloka juga menguatkan end-to-end transportation-nya dengan pelayanan terpadu yang berkualitas tinggi, mulai dari layanan customer service yang melayani pelanggan non stop, fitur tambahan yang memudahkan seperti, Online Check-In, Price Alert, Easy Reschedule, Flight Status, Multi-City, serta proses refund yang mudah.
“Kami berharap moda transportasi darat yang kami tawarkan di Traveloka, dapat menjadi alternatif pilihan bepergian, yang nyaman dan terjangkau,” tutup Caesar.
Baca Juga: DPR Mendesak Harga Tiket Pesawat harus Turun Jelang Lebaran
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
DJP Catat 9,1 Juta SPT Masuk, Aktivasi Coretax Tembus 16,9 Juta
-
Menkeu Purbaya Lantik Robert Leonard Marbun Sebagai Sekjen Kemenkeu
-
Menteri Airlangga Menghadap Presiden Prabowo Bahas Harga BBM dan WFH
-
IHSG Melemah di Sesi I ke Level 7.101, Tekanan Jual Masih Dominan
-
Purbaya Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu, Gantikan Heru Pambudi
-
KPPU Sebut Kesepakatan Bunga Pinjol 0,8 Persen Rugikan Konsumen, Ternyata Bukan Arahan OJK
-
Mudik 2026, SIG Berangkatkan Ribuan Orang dan Salurkan Bantuan
-
Harga Emas Pegadaian Jumat Ini Stagnan, Cek Perbandingan Galeri 24 dan UBS
-
KPPU Hukum 97 Pinjol, Denda Fantastis Rp755 Miliar Menanti
-
Rupiah Terus Lemas, Kurs Dolar AS di Jual Rp17.000 di Mandiri, BNI, BRI, dan BCA