Suara.com - Pengembang properti Crown Group, meluncurkan griya tawang mewah bergaya Manhattan di proyek hunian vertikal ikonik barunya, Arc by Crown Group, di jantung kota Sydney.
Selesai pada akhir 2018, griya tawang baru ini menawarkan tingkat kemewahan dan gaya hidup resor perkotaan yang tak tertandingi.
Dirancang oleh Koichi Takada Architects yang telah diakui secara internasional, griya tawang yang terletak di lantai 28 ini menampilkan pemandangan kota yang menakjubkan ke segala arah, dari masing-masing tiga kamar tidur, tiga kamar mandi, dan ruang tamu yang luas.
Cahaya alami yang masuk menciptakan ruang tamu dan ruang makan yang hangat, cocok untuk berkumpul.
Ada banyak ruang tinggal dan ruang penyimpanan serta dua garasi khusus mobil.
Sebuah balkon yang menghadap ke timur dan fitur air yang menenangkan, mengelilingi griya tawang yang merupakan satu-satunya unit apartemen yang terletak di puncak menara.
Dapur dan kamar mandi modernnya dilengkapi dengan perlengkapan dari Miele, peralatan sanitari dapur karya desainer, permukaan batu yang dipoles, tempat penyimpanan yang berlimpah dan lemari yang dibuat khusus.
Dilengkapi dengan home automitation, pendingin udara, taman atrium tengah, fitur air di atap, bak mandi tunggal di kamar utama, apartemen ini telah menetapkan tolok ukur baru dalam keunggulan arsitektur dan kehidupan mewah di Sydney.
Pemilik nantinya juga memiliki akses ke Horizon Lounge di puncak menara yang eksklusif, yang memiliki fasilitas barbekyu dan bar untuk dinikmati oleh para penghuni, serta kolam bergaya resor, jacuzzi, dan fasilitas kebugaran.
Baca Juga: Daripada Habiskan Uang di Mal, Milenial Lebih Baik Investasi Properti
Direktur Penjualan Crown Group, Prisca Edwards, mengatakan, ini adalah kesempatan sekali seumur hidup untuk tinggal di kota Sydney.
Lokasi ini memiliki semua kemeriahan Sydney yang ramai dan pusat perbelanjaan mewah dan pusat kuliner terbaik di depan pintunya dari kawasan Barangaroo hingga kompleks Ivy Merivale.
"Hidup di Arc by Crown Group seperti memiliki akses ke sepotong kecil gaya hidup New York," kata Edwards dalam keterangannya.
Griya Tawang ini menawarkan satu-satunya kesempatan untuk tinggal di Sydney, di kawasan baru yang paling di cari di daerah Skittle Lane.
Dekat dengan area perbelanjaan terbesar di Sydney dan butik Louis Vuitton hanya berjarak dua blok jauhnya.
"Ini adalah gaya hidup perkotaan terbaik yang dapat Anda temukan di Sydney," tutur Edwards.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan