Suara.com - PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Dalam RUPST tersebut disetujui pembagian dividen tunai senilai 4,94 juta Dolar AS atau sebesar 64 persen.
Direktur Utama TPMA Ronny Kurniawan mengemukakan pada tahun 2018 perseroan meraup laba 7,7 juta Dolar AS. Sehingga, perseroan memutuskan untuk membagikan dividen ke pemegang saham
"Sebesar 4,94 juta Dolar AS yang setara dengan Rp 70,05 miliar atau sebesar 64 persen dari laba bersih 2018 akan kami bagikan sebagai dividen. Sehingga, dividen per saham senilai Rp 26,6," kata Ronny di Gedung Bursa Efek Indonesia, Kawasan SCBD, Selasa (21/5/2019).
Ronny menuturkan, pembagian dividen hingga yang begitu besar tersebut, dikarenakan pada 2018 Perseroan mampu membukukan peningkatan laba bersih sebesar 63 persen.
"Kami sangat memperhatikan kepentingan pemegang saham," ucap dia.
Ronny menambahkan, sisa laba yang diperoleh perseroan akan digunakan untuk belanja modal 2019. Dia mengungkapkan, anggaran belanja modal sebesar Rp 150 miliar.
"Anggaran itu untuk pembelian enam set kapal tunda dan tongkang bekas yang didukung oleh kenaikan harga batubara itu akan meningkatkan profit kami sekitar 15-20 persen," tutup Ronny.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi
-
Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring
-
Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi
-
Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta
-
Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah
-
Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai
-
Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Kurs Rupiah Hari Ini 7 Mei 2026 Naik ke Rp17.336, Ini Penyebabnya
-
BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket