Suara.com - Istri Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yaitu Ani Yudhoyono menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu (1/6/2019) pukul 11.50 waktu Singapura. Ia wafat setelah berjuang melawan kanker darah selama empat bulan sejak Febuari 2019.
Sepeninggal Ani Yudhoyono, banyak kesan yang tertinggal. Salah satunya di bidang ekonomi. Banyak sumbasih yang diberikan ibu Ani hanya semata-mata untuk memajukan perekonomian Indonesia.
Berikut sumbangsih yang diberikan Ani Yudhoyono untuk perekonomian Indonesia yang dikutip dari berbagai sumber:
Dikutip dari web Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dalam artikel yang dimuat pada 2016 tahun silam, Ani Ani Yudhoyono secara konsisten melakukan berbagai terobosan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan lingkungan melalui program-program Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) melalui 5 pilarnya yaitu Indonesia Pintar, Indonesia Sehat, Indonesia Hijau, Indonesia Kreatif dan Indonesia Peduli.
Dari sisi Indonesia Pintar, Ani Yudhoyono memberikan rumah pintar, mobil pintar, kapal pintar dan pendidikan pemberdayaan ekonomi perempuan. Hal ini semata-mata untuk memberikan akses layanan pendidikan bermutu di lingkungan kurang beruntung dan terpencil.
Kemudian Indonesia Sehat, Ani Yudhoyono mengimplentasikan dengan Mobil Sehat (Mohat) dan Motor Sehat (Torhat). Selain itu, dalam program ini masyarakat juga diarahkan untuk peduli sanitasi, menciptakan rumah yang sehat dan layak huni serta membantu menekan laju pertumbuhan penduduk di Indonesia.
Selanjutnya Indonesia Hijau, Ani Yudhoyono mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan dengan gerakan menanam pohon seperti program Tanam dan Pelihara (T&P) dimana termasuk dukungan bagi Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon (GPTP), program Mobil Hijau (MOH), program Pemeliharaan dan Pemberdayaan Lingkungan (PPL).
Pada Indonesia Kreatif dan Peduli, Ani Yudhoyono berjuang dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat sesuai dengan potensi lokal dan petensi Sumber Daya Manusia, dengan penggunaan Metode One Village One Product yang dikembangkan di dalam Sentra Kriya yang ada di seluruh Rumah Pintar yang tersebar di Indonesia.
Ani Yudhoyono juga mendapatkan penghargaan dari dunia. Salah satunya mendapatkan, penghargaan berupa pin emas dari M Yunus (Pemegang Nobel Perdamaian 2006 dan pendiri Grameen Bank, Bangladesh).
Baca Juga: Duka Sang Penggali Kubur Kenang Sosok Ani Yudhoyono
Penghargaan itu didapat karena komitmen Ibu Ani tanpa henti mendorong dan mengembangkan UKM dan Kredit Mikro Indonesia melalui program PERKASSA (Program Perempuan Keluarga Sehat dan Sejahtera) dan Indonesia Kreatif.
Berita Terkait
-
Melayat Ani Yudhoyono, Jaja Miharja : Dia Kan Pernah Jadi Ibu Negara Saya
-
Duka Sang Penggali Kubur Kenang Sosok Ani Yudhoyono
-
Tekuni Hobi Fotografi, Begini Cantiknya Jepretan Ani Yudhoyono
-
Cerita Mien Uno Pernah Minta Ani Yudhoyono Maju Jadi Presiden Gantikan SBY
-
Detik-detik Air Mata SBY dan Bu Ani Menyatu di Akhir Waktu
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional