Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada jajaran menteri terkait untuk segera mengeksekusi kebijakan yang berkaitan dengan investasi dan ekspor.
Pasalnya kata Jokowi, dirinya mendengar kesulitan yang dialami para pelaku usaha untuk mengekspor produknya.
"Saya minta kebijakan yang berkaitan dengan investasi dan ekspor betul-betul kongkrit, betul-betul dieksekusi benar-benar. Kita mendengar dari kesulitan-kesulitan dari apa yang dialami oleh pelaku," ujar Jokowi dalam Rapat Terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/6/2019)
Dalam Ratas, Jokowi mengingatkan agar jajarannya untuk melakukan terobosan kebijakan di bidang investasi, ekspor, dan perpajakan.
"Saya kira saya sudah berkali-kali juga menyampaikan ekspor, investasi adalah kunci utama kita dalam menyelesaikan neraca perdagangan, defisit neraca transaksi berjalan," tandasnya.
Dalam Ratas hadir jajaran menteri kabinet Jokowi diantaranya Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok