Suara.com - PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank) menyetujui dan menerima Laporan Tahunan audited perseroan tahun buku 2018, termasuk laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris tahun buku 2018.
Persetujuan untuk Laporan Tahunan tahun buku 2018 yang ditutup dengan laba bersih audited 2018 sebesar Rp 57,02 miliar tersebut dilakukan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (20/6/2019) kemarin.
Presiden Direktur MNC Bank Mahdan mengatakan, dalam melanjutkan tahap transformasi, MNC Bank memperkuat fokus untuk meningkatkan jumlah nasabah (customer base) dan nilai transaksi pada segmen Konsumer dan UKM, sementara segmen korporasi dan komersial sebagai pendukung.
Kinerja MNC Bank di 2018 ditopang oleh peningkatan laba operasional Bank yang mencapai Rp 80,20 miliar. Selain itu, instrumen keuangan MNC Bank juga mengalami peningkatan di 2018 seperti total aset menjadi Rp 10,85 miliar, total kredit menjadi Rp 7,51 miliar, dan ekuitas Rp 1,43 miliar.
Total simpanan pada 2018 sedikit menurun ke Rp 8,47 miliar, namun dengan rasio dana murah yang lebih tinggi.
Di kuartal pertama 2019 kinerja year to date seperti laba bersih tercatat Rp 3,08 miliar dan laba operasional Rp 3,28 miliar.
Total aset menjadi Rp 10,92 miliar, total kredit menjadi Rp 7,64 miliar, total simpanan menjadi Rp 8,58 miliar, dan ekuitas Rp 1,44 miliar.
“Momentum kinerja Bank yang terus terjaga ke arah yang positif adalah berkat kerja keras seluruh tim, serta dukungan dari pemegang saham dan sinergi berbagai entitas bisnis di MNC Group,” kata Mahdan dalam keterangannya.
Selain itu, pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pemegang saham MNC Bank juga menyetujui penegasan kembali pemberian wewenang dan kuasa pada Direksi Perseroan dengan persetujuan Dewan Komisaris Perseroan mengenai pelaksanaan Waran Seri III dan IV serta pelaksanaan penerbitan Management and Employee Stock Option Program (MESOP).
Baca Juga: MNC Vision Network Tawarkan 3,5 Miliar Lembar Saham Baru
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026