Suara.com - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyebut stok beras dijamin aman meski di sejumlah daerah di Indonesia akan memasuki musim kemarau.
Arman menerangkan, persediaan beras di gudang Perum Bulog mencapai 2,3 juta ton.
"Stok beras aman dan banyak, 2,3 juta di Bulog dan serapan ini masih masuk," ujar Amran di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (24/6/2019).
Untuk mengatasi kekeringan pada padi di musim kemarau, Arman mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan infrastruktur yang sudah dibuat beberapa tahun lalu. Diantaranya seperti irigasi dan pompa untuk menyalurkan air ke sawah.
"Sudah dipersiapkan 3-4 tahun lalu, ini masuk tahun ke 5," tambahnya.
Sebelumnya, untuk mengatasi musim kemarau yang datang lebih awal, Kementerian Pertanian bersama Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, bergerak cepat mengambil langkah-langkah antisipasi. Sejumlah lahan pertanian di kawasan ini sempat mengalami kekeringan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, lahan kering yang masuk kategori berat ada 151 hektare, kekeringan sedang mencapai 116 hektare, kategori ringan 143 hektare, dan yang mengalami puso mencapai 167 hektare.
"Kekeringan tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Panekan Barat, Sukomoro, Parang, dan Magetan," sebut Direktur Irigasi Pertanian, Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Rahmanto, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Subsidi Asuransi Pertanian Rp 163 Miliar, Kementan Perbaiki Pelayanan
Berita Terkait
-
BMKG: Indonesia Dilanda Musim Kemarau Lebih Kering Sampai Agustus 2019
-
Musim Kemarau, Suhu Terdingin di Yogyakarta Tembus 18 Derajat Celcius
-
Gunung Kidul Dilanda Krisis Air Bersih Menahun, Pemda DIY Akui Kewalahan
-
Atasi Kekeringan di Magetan, Kementan Ambil Langkah-langkah Antisipasi
-
Wilayah Terdampak Kekeringan di Cilacap Meluas
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik
-
ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS
-
Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban
-
Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham
-
Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK
-
Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout
-
Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana
-
Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?
-
Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG
-
PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara