Suara.com - Pemerintah Daerah (pemda) meminta pemerintah pusat untuk menggolontorkan dana untuk mengembangkan kawasan wisata. Pasalnya, dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tak cukup untuk membiayai pengembangan wisata di daerah.
"Dana APBD kita kecil tanpa ditopang pusat tidak bisa jalan," kata Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, Selasa (16/7/2019).
Olly menuturkan, meski dengan dana yang terbatas, pihaknya telah melakukan penataan kawasan wisata dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
"Kami sudah memulai pengembangan SDM, orang sudah kita kirim ke China untuk belajar bahasa China selama dua tahun, jalan sudah kita perbaiki," tuturnya.
Untuk semakin mengembangkan kawasan wisata, pihaknya mengharapkan pemerintah pusat bisa menggelontorkan anggaran yang diperlukan pemda setempat.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah juga ikut mengembangkan wisata di daerah masing-masing.
"Saya minta pemerintah provinsi turun ke bawah, kabupaten atau kota diajak membenahi, sehingga orang masuk betul-betul diberikan pelayanan yang baik," imbuhnya.
Selain itu, Jokowi juga ingin Pemda juga ikut mengembangkan SDM dengan memberikan pelatihan dalam melayani wisatawan.
"Semua diberikan training sehingga bisa betul-betul mampu melayani wisatawan dengan baik dengan ramah tamah, melayani dengan senyuman, dan ini akan memberikan dampak yang baik," pungkas dia.
Baca Juga: Gempa 7 SR di Sulawesi Utara dan Maluku Utara Berpotensi Tsunami
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Proyek Kilang RDMP Balikpapan Habiskan 115 Ribu Ton Semen
-
Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare
-
BCA Digital Bagikan Strategi Resolusi Finansial 2026
-
Harga Emas Antam di Level Rp2,88 Juta per Gram pada Sabtu
-
Laka Kerja di PLTU Sukabangun Memakan Korban, Manajemen Audit Seluruh Mitra
-
Benarkah MBG Bebani Anggaran Pendidikan?
-
Ini Tips Rencanakan Mudik Sekaligus Ide Liburan Bersama Keluarga