Suara.com - Kawasan Cisauk mungkin masih belum banyak terdengar. Namun, nyatanya kawasan ini menyimpan potensi dalam hal investasi.
Untuk memaksimalkan potensi tersebut, PT Adhi Commuter Properti yang merupakan anak perusahaan dari PT Adhi Karya (Persero) Tbk melakukan kolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk membangun kawasan hunian Member of LRT City yang dinamakan Cisauk Point.
“Cisauk Point merupakan kawasan yang terjamin nilai investasinya. Terletak selangkah dari BSD City di Barat Jakarta. BSD City dengan kelangkapan fasilitas dan kemudahan akses, menjadikan daerah ini menjadi pilihan pertama pencari hunian di Jabodetabek,” ujar Direktur Utama Adhi Commuter Properti, Amrozi Hamidi dalam keterangannya, Selasa (23/7/2019).
Project Director Cisauk Point, Teguh Waskita menuturkan, kawasan ini juga telah terintegrasi langsung dengan Stasiun KRL Cisauk dan pasar intermoda BSD.
"Kemudahan akses menuju sarana dan prasarana transportasi umum memang menjadi keunggulan dari Cisauk Point,” ucap Teguh.
Hal tersebut juga selaras dengan tagline yang dibawa yaitu A Step to Balance. Tagline ini bagian dari konsep work life balance Cisauk Point.
Konsep tersebut memiliki makna bagaimana Cisauk Point menawarkan hunian masa depan yang menyeimbangkan hidup penghuninya.
“Cisauk Point memberikan jawaban bagi mereka yang menginginkan hunian terjangkau namun berkualitas, di kawasan eksklusif dengan kemudahan sistem transportasi dari dan menuju kawasan untuk mencapai keseimbangan hidup,” tutur Teguh.
Berbagai fasilitas bertaraf internasional seperti Aeon Mall, Indonesia Convention Centre (ICE), Eka Hospital, Universitas Atmajaya, hingga Digital Hub. Lokasi premium dan kemudahan moda transportasi dengan 0 KM from the station menjamin nilai investasi di Cisauk Point.
Baca Juga: Penjelasan KAI soal Video Viral Penumpang Bentak Petugas, Begini Akhirnya
Berdiri di tanah seluas 16.500 m2, Cisauk Point terbagi atas hunian apartemen dan komersial area.
Untuk hunian apartemen, ada 6 tower terbagi dari 4 tower Anami dan 2 tower Rusunami. Untuk total jumlah unitnya di seluruh tower tersebut mencapai hampir 3000 unit.
Proyek yang akan mulai pembangunan di Agustus 2019 ini, sabtu lalu telah melakukan acara pemilihan unit di di The Grantage Hotel BSD dan langsung hanya tersisa beberapa unit saja di hari itu.
Sehingga apabila ingin mendapatkan banyak pilihan unit, maka masyarakat harus menunggu kembali pembukaan Tower 2 di bulan depan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Menteri Bahlil Batasi Ekspor Batu Bara, Prioritaskan Kebutuhan dalam Negeri
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Bahlil Ungkap Stok BBM Lebaran di Tengah Ancaman Krisis Energi Timur Tengah
-
Cegah Kelangkaan LPG seperti di India, RI Amankan Kontrak Jangka Panjang dengan AS!
-
Menhub Prediksi Pergerakan Mudik Mulai Terasa Sejak 13 Maret
-
AS Serang Jantung Ekonomi Iran di Pulau Kharg, Harga Minyak Capai 150 dolar AS per Barel?
-
Pemerintah Batasi Operasional Kendaraan Truk Tronton Selama Arus Mudik Lebaran
-
Jelang Lebaran, Bea Cukai Antisipasi Lonjakan Arus Barang di Tanjung Priok
-
Tepis Isu Krisis Batubara di PLTU Jelang Lebaran, Bahlil Pastikan Pasokan Listrik Aman!
-
Menhub Resmi Buka Posko Angkutan Lebaran 2026, Operasi Berlaku Hingga 30 Maret