Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan kalau kondisi peningkatan harga barang dan jasa secara umum atau inflasi harus tetap dijaga dengan stabil. JK menyebut bahayanya apabila inflasi malah dibiarkan membesar ataupun mengecil.
JK menerangkan apabila inflasi tidak dijaga kestabilannya, maka yang ada malah kenaikan harga barang dan jasa yang melambung tinggi. Hal itu diterangkan JK saat membuka sekaligus mengesahkan rapat koordinasi nasional (rakornas) pengendalian inflasi tahun 2019 di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Kamis (25/7/2019).
"Kenapa inflasi besar itu berbahaya, karena kalau gaji Rp 10 juta bisa beli beras Rp 3 juta jadi Rp 4 juta, kalau daya beli turun pendapatannya turun, dia enggak bisa bayar pajak," kata JK dalam pidatonya.
JK juga mengingatkan apabila terjadi deflasi atau harga barang dan jasa jatuh serta nilai uang bertambah juga akan ada imbasnya. Imbasnya tersebut dirasakan oleh penguasaha. Kerugian yang dirasakan pengusaha itu bisa berdampak kepada jumlah karyawan yang dipangkas.
Karena itu JK mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas inflasi sama halnya dengan menjaga kestabilan tekanan darah manusia.
"Ingat tekanan darah anda kalau bicara inflasi harus stabil, 3,5 sampai 5 jangan sampai 6 persen. Kita mengukur deposito pakai inflasi, kalau inflasi tinggi, orang mau depositkan uangnya," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Bahas Inflasi, Wapres JK Kumpulkan Menteri Hingga Kepala Daerah di Hotel
-
Jokowi dan Megawati Mau Bertemu Prabowo, JK: Pasti Positif, Tak Ada Rugi
-
Pantai Selatan Jawa Berpotensi Tsunami 20 Meter, JK: Masyarakat Harus Siap
-
Sah! RI-2 Resmi Buka GIIAS 2019
-
JK: Kemajuan Ekonomi Berhubungan dengan Kekuatan Militer
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026