Ke depan, Jokowi mengaku membutuhkan figur yang bisa mengeksekusi program. "Saya tidak muluk-muluk, nanti para menteri akan saya beri target konkret. Misalnya Menteri ESDM target membangun kilang, Menteru PUPR membangun sekian bendungan, Menteri Komunikasi dan Informasi membangun sistem pengamanan data. Jadi 2-3 program saja tapi harus konkret dan dirasakan masyarakat," kata dia.
Terkait dengan kaderisasi, Jokowi berharap dengan merekrut anak muda menjadi menteri akan menciptakan calon pemimpin sejak dini. "Saya yakin nanti setelah 2 tahun menjadi menteri, akan banyak menteri yang menonjol prestasinya. Kita lihat saja," kata dia.
Ia tidak menampik bila dari para menteri yang menonjol kinerjanya bisa menjadi calon presiden di masa yang akan datang. "Kalau memang mempunyai kapasitas, kenapa tidak," katanya.
Jokowi sempat mengaku kesulitan memilih menteri dengan usia 25-30 tahun. Dari 60 kandidat yang ia terima, semua bagus-bagus, pintar, wawasan luas. "Namun saat saya test manajerial, kebanyakan tidak mampu melakukan dengan baik," kata Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?
-
Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat
-
Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai
-
Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?
-
Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026