Suara.com - PT Mitra Pinasthika Mustika Finance (MPMFinance), perusahaan pembiayaan otomotif, berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp 800 miliar. Rencananya, penerbitan obligasi itu pada 23 September 2019.
CEO MPMFinance, Johny Kandano mengatakan dana hasil obligasi tersebut akan digunakan untuk modal kerja pembiayaan.
"Industri pembiayaan masih memiliki prospek yang baik dikarenakan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang baik terutama didukung konsumsi dan investasi pemerintah," kata Johny dalam keterangannya, Jumat (23/8/2019).
Johny menjelaskan Obligasi ini terdiri dari seri A dengan kupon 8,25-9,25 persen yang diterbitkan dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun.
Seri B dengan kupon 8,5-9,5 persen yang diterbitkan dengan jangka waktu 4 (empat) tahun dan Seri C dengan kupon 8,75-9,75 persen yang diterbitkan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal emisi.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi. sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi.
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100 persen dari jumlah pokok Obligasi dan dijamin dengan jaminan khusus berupa fidusia atas Piutang Lancar dengan nilai Jaminan sekurang-kurangnya sebesar 100 persen dari nilai Pokok Obligasi yang terutang.
Adapun masa penawaran awal akan dilakukan pada 21 Agustus-3 September dan perkiraan masa penawaran umum pada 16-17 September.
Dalam penawaran umum ini, MPMFinane menggandeng PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia dan PT Indo Premier Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi. Sedangkan, Bank BRI sebagai Wali Amanat.
Baca Juga: MPM Finance Terbitkan MTN Senilai Rp 300 Miliar
"Kami optimis bahwa kinerja Perseroan terus bertumbuh. terbukti laba bersih Perseroan untuk periode taga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2019 sebesar Rp 37 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp 21,2 miliar atau 134,79 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu," tutur dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
IHSG Kembali Ambruk 1,89% Hari Ini, Investor Banyak Ambil Untung
-
Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911
-
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Berpotensi Capai 5,5 Persen Berkat Lebaran dan Stimulus
-
BRI Konsisten Dukung Perumahan Nasional, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun hingga Februari 2026
-
Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan
-
Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan
-
Maskapai Minta Harga Tiket Pesawat Naik 15 Persen, Kemenhub Janji Pertimbangkan
-
Cerita Purbaya Lapor SPT Tahunan: Kurang Bayar Rp 50 Juta, Isi Coretax Dibantu Orang Pajak
-
Maskapai-maskapai Penerbangan Indonesia Minta Harga Tiket Pesawat Naik Gara-gara Perang di Teluk
-
OJK Genjot Free Float 15%, Emiten Diberi Tenggat hingga Maret 2027