Suara.com - Saat ini marak perusahaan rintisan atau startup di Indonesia. Hal ini dipicu pasar Indonesia yang menarik, sehingga banyak anak muda hingga investor asing menciptakan perusahaan startup.
Namun, banyak juga perusahaan startup yang juga ingin mencari modal di Indonesia, salah satunya melalui pasar modal.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan ada perusahaan rintisan atau startup yang akan melantai bursa untuk mencari modal.
"iya ada (startup akan melantai bursa)," kata Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi, saat ditemui di Kawasan SCBD, Jakarta, Minggu (25/8/2019).
Kendati demikian, Inarno enggan menyebutkan secara rinci terkait siapa perusahaan startup yang akan melantai bursa. Selain itu, dia juga enggan menyebut kapan perusahaan startup itu melantai bursa.
"Saya belum bisa bilang siapanya, karena belum boleh kita announce, mudah-mudahan aja ya," ucap dia.
Untuk diketahui, BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sangat mendorong perusahaan startup masuk ke pasar modal.
Bahkan OJK, telah membuat peraturan untuk melonggarkan perusahaan startup lewat POJK Nomor 53/POJK.04/2017 tentang Pernyataan Pendaftaran dalam Rangka Penawaran Umum dan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu oleh Emiten dengan Aset Skala Kecil atau Emiten dengan Aset Skala Menengah.
Selain itu, OJK juga mengeluarkan aturan POJK Nomor 54/POJK.04/2017 tentang Bentuk dan Isi Prospektus dalam Rangka Penawaran Umum dan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu oleh Emiten dengan Aset Skala Kecil atau Emiten dengan Aset Skala Menengah.
Baca Juga: Bursa Efek Indonesia Luncurkan Tiga Indeks Saham Baru
Dalam aturan tersebut, perusahaan yang akan menjadi perusahaan publik skala kecil adalah perusahaan dengan aset tak lebih dari Rp 50 miliar. Sedangkan perusahaan skala menengah memiliki aset senilai Rp 50-Rp 250 miliar.
Berita Terkait
-
Sudah Berumur 42 Tahun, Ini Pencapaian Pasar Modal Indonesia
-
Disinggung Soal Doa Buruk untuk Jokowi, Gibran Beri Balasan Kalem
-
Disindir Soal Gelontoran Dana Rp 17 M, Gibran Semprot Warganet
-
NorthCliff Targetkan 2 Anak Usahanya Melantai di BEI Desember 2019
-
Dua Anak Usaha IPO, NorthCliff Indonesia Incar Dana Rp 1 Triliun
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Di Balik Transaksi Jumbo Grup Bakrie Akumulasi Saham BIPI
-
IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya
-
Papua Segera Punya Kereta Api, Proyek KAI Dimulai dari Jayapura
-
Menkes Larang RS Tolak Pasien BPJS PBI Nonaktif, Singgung Reaktivasi
-
Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?