Suara.com - Gibran Rakabuming Raka, putra pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi cuitan seorang warganet soal kucuran dana Rp 17 miliar ke perusahaan startup yang ia dirikan.
Tak seperti biasanya yang memilih santai, kali ini Gibran menuliskan balasan tegas lewat jejaring sosial pribadinya @Chilli_Pari.
Awalnya seorang warganet @DirhamsyahRyan menanggapi pemberitaan tentang kucuran dana fantastis yang mengalir ke perusahaan Gibran.
Ia mempertanyakan nasib pelaku usaha kecil yang berbeda dengan Gibran. Lantas, ia mengaitkan hal itu dengan penguasa rezim dengan alasan yang tidak disebutkan.
"Bagaimana dengan nasib para petani/nelayan/pedagang/penggiat usaha kecil dsb..sudah dapat kucuran belum? Negeri ini hanya milik 'kroni' nya rejim....ternyata. MERDEKA!!! #KamiBersatuBersamaUAS," tulis @DirhamsyahRyan, Minggu (18/8/2019).
Gibran kemudian membalas cuitan tersebut dengan tegas lewat pertanyaan berikut ini.
"Lo udah baca isi beritanya belum???," tanya @Chilli_Pari dengan huruf kapital.
Balasan kakak dari Kaesang Pangarep itu langsung dibanjiri komentar bernada dukungan dari warganet seperti ini.
"Disuplai quota dulu lah mas, biar bacanya sampai tutass...tass...taaassss!!!!," tulis @AninditaAirin.
Baca Juga: Terungkap, Ini yang Dilakukan Kaesang saat Gibran Upacara HUT RI di Istana
"Mas @Chilli_Pari ga usah komen. Yang mengocunter cukup followers sampeyan aja sudah gak bisa jawab lagi road to janah," celoteh @SRahardjono.
Sementara itu, Kaesang pun turut memberi tanggapan soal cuitan tersebut. Bukannya menuliskan kalimat pembelaan, ia justru menyoroti hastag yang digunakan warganet tersebut.
"Hah?? Hah?? Hah?? Terus hubungan sama hesteknya apa coba," kicau @kaesangp.
Diketahui Gibran mendirikan startup minuman tradisional Indonesia bernama Goola bersama rekan bisnisnya Kevin Susanto dan Benz Budiman pada 17 Agustus 2018.
Perusahaan tersebut baru saja mendapatkan gelontoran dana pertama sebesar USD 5 juta (Rp 71 miliar) dari firma modal ventura Alpha JWC Ventures.
Goola sudah memiliki lima gerai di pusat perbelanjaan Jakarta dan berencana untuk menambah jumlah tersebut dalam waktu dekat.
Berita Terkait
-
InFast Bestari Resmi Diluncurkan, Soroti Arah Baru Ekonomi di Era Prabowo-Gibran
-
Kaesang Jadi Magnet Baru PSI, Survei LPI Ungkap Alasan Anak Muda Mulai Melirik
-
Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?
-
Kunjungan Gibran ke NTT, Ingin Pesantren dan Gereja Dilibatkan Dalam MBG
-
Respons Kunker Gibran Bareng Mahasiswa: Buktikan Bisa Bawa Perubahan untuk Rakyat
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI