Suara.com - Tras N Co Indonesia dan FranciseGlobal.com melakukan survei terkait bisnis waralaba atau franchise yang sering dicari oleh masyarakat di Internet. Hasilnya, masyarakat lebih banyak mencari informasi tentang bisnis restoran di dunia maya.
Chairman Tras N Co Indonesia Tri Raharjo mengatakan, masyarakat yang ingin tahu soal bisnis restoran lewat internet meningkat.
Tercatat, peningkatannya hampir sebesar mencapai 89,9 persen jika di bandingkan tahun lalu yakni 82.470 pencarian per bulan di tahun 2018 menjadi 156,690 pencarian per bulan di tahun 2019.
"Tentu banyak faktor yang menjadi pemicunya. Beberapa diantaranya, semakin bertumbuhnya pengguna internet, tumbuhnya pemain bisnis resto, semakin familiarnya pemesanan makanan via aplikasi, dan lain-lain," kata Tri Raharjo.
Menurut Tri, dengan semakin banyaknya orang mencari tahu soal bisnis di mesin pencari seperti Google, mengindikasikan bahwa masyarakat semakin maju.
"Pertumbuhan pencarian di kategori resto franchise di dunia digital menjadi indikator tersendiri bahwa perekonomian kita telah menuju arah perkembangan yang positif," tambah dia.
Sementara itu, tutur Tri, sektor yang selama ini menjadi primadona dalam industri franchise yaitu Minimarket, hanya mengalami peningkatan yang relatif kecil yakni 4,8 persen.
"Di tahun 2018, ada 215.340 pencarian per bulan. Kemudian di tahun 2019 menyentuh 225,630 pencarian per bulannya," jelas dia.
Untuk diketahui, survei ini dilakukan terhadap 800-an merek dari 80-an kategori bisnis franchise, lisensi dan kemitraan di Indonesia.
Baca Juga: Ini Rahasia Sukses Bisnis Waralaba
Survei dilaksanakan pada bulan Mei 2019 hingga Juli 2019 dengan menggunakan data dari mesin pencari google.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban
-
Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai
-
Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia
-
Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?
-
Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah
-
Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank
-
Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak