Suara.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengklaim bahwa perombakan direksi di perusahan-perusahaan BUMN telah mendapatkan restu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sehingga, perombakan direksi di tubuh perusahaan BUMN bukan karena kepentingan Kementerian BUMN semata.
"Iya (Sepengetahuan Presiden)," kata Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN, Gatot Trihargo di Jakarta, Selasa (3/9/2019).
Menurut Gatot, Menteri BUMN Rini Soemarno juga selalu berkomunikasi dengan Presiden terkait dengan perombakan direksi perusahaan-perusahaan BUMN.
Dengan begitu, keputusan perombakan itu tak bisa dikatakan dilakukan secara sepihak dari Kementerian BUMN.
"Keputusan ibu menteri tidak pernah diambil sendirian," ucap dia.
Untuk diketahui, Kementerian BUMN merombak jajaran direksi di perusahaan-perusahaan BUMN, terutama di sektor perbankan.
Buntutnya, Suprajarto mantan Dirut BRI yang ditunjuk menjadi Direktur Utama Bank BTN justru malah menolak jabatan tersebut dan lebih memilih mengundurkan diri.
"Saya tidak pernah diajak bicara mengenai penetapan ini apalagi musywarah," kata dia dalam konferensi pers di Restoran Tesate, Menteng, Jakarta, Kamis (29/8/2019).
Baca Juga: Hasil RUPSLB, Sunarso Geser Suprajarto dari Kursi Dirut Bank BRI
Atas dasar itu, Suprajarto akhirnya menolak untuk menjabat sebagai Direktur Utama Bank BTN.
Selain itu, ia juga tak menerima keputusan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank BTN.
"Atas penetapan RUPSLB saya tidak dapat menerima keputusan itu saya memutuskan untuk mengundurkan diri hasil RUPSLB BTN," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
Rupiah Masih Tekan Dolar AS, Melesat ke Level Rp 16.768/USD
-
Purbaya Mau Tambah Bandwidth Coretax Jelang Deadline SPT Tahunan
-
Konjen RI Respon Kabar Proyek Jembatan Indonesia-Malaysia: Sudah Ada Komunikasi
-
BRI Peduli Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Tekan Angka Stunting di Indonesia
-
Daftar Saham LQ45, IDX30, dan IDX80 Terbaru: BREN, CUAN Hingga BUMI Masuk
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Sanitasi bagi Ratusan Keluarga di Buleleng
-
Saham BUVA Masuk MSCI? Analis Ungkap Potensi Emiten Happy Hapsoro
-
Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono: Terima Kasih DPR
-
Harga Emas Hampir Rp3 Juta/Gram, Mendagri: Jadi Biang Kerok Inflasi Nasional