Suara.com - Menjelang akhir masa jabatnya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti kembali mengingatkan bahwa sudah saatnya ada monumen pemberantasan penangkapan ikan ilegal atau illegal fishing.
"Kita ingin juga punya monumen yang menyisakan kenangan kepada kita sebagai salah satu bukti satgas bekerja. Biar orang tahu ini lho bukti illegal fishing, kapal seperti apa," katanya dalam penutupan Rapat Koordinasi Nasional Satgas Pemberantasan Penangkapan Ikan secara Ilegal (Illegal Fishing) di Jakarta, Kamis.
Susi menyebut monumen itu penting karena tidak semua orang tahu bentuk kapal-kapal illegal fishing. Ia bahkan mengatakan jajaran Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP hingga TNI Angkatan Laut pun belum tentu semuanya pernah melihat kapal tersebut.
Menurut Susi, adanya monumen pemberantasan illegal fishing akan menjadi pembelajaran bagi bangsa. Monumen itu sekaligus dapat digunakan untuk menggelorakan kampanye atas bahaya penangkapan ikan ilegal.
"(Monumen ini) meningkatkan kewaspadaan seluruh lini baik yang di dalam maupun yang di perbatasan karena itu yang akan bisa memastikan sumber daya alam ini tetap menjadi milik Indonesia dan kedaulatan laut kita juga tetap di tangan kita," pungkasnya.
Bangkai kapal pencuri ikan MV Viking asal Nigeria yang berada di Pangandaran, Jawa Barat, juga menjadi monumen pemberantasan illegal fishing untuk membuktikan bahwa Indonesia berkomitmen untuk memberantas pencurian ikan.
Kapal MV Viking yang merupakan jenis kapal ikan lengkap dengan alat tangkap jaring pasif, dengan area operasi hingga lautan Atlantik selatan itu ditenggelamkan Maret 2016 dan bangkainya hingga saat ini masih terdampar di Pantai Pasir Putih Pangandaran. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026